Connect with us

kampus

Menangi Pemiluma 2025, Zidan Terpilih Presiden Mahasiswa ULM 2026

Diterbitkan

pada

Presiden Mahasiswa ULM 2026 terpilih, Ahmad Zidan Satrio Utomo. Foto: ist

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Ahmad Zidan Satrio Utomo terpilih sebagai Presiden Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) 2026 dalam Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemiluma) 2025.

Berpasangan dengan Muhammad Rizki Ansani, mereka meraih suara sebanyak 2.052 atau 44,65% mengungguli kandidat lainnya yakni Muhammad Heigel Zikrullah dan Noor Lina yang hanya meraih 1.686 atau 36,68%.

Zidan merasa sangat bersyukurlah dan terhormat bisa terpilih sebagai Presiden Mahasiswa ULM sekaligus Ketua BEM ULM. Baginya, ini bukan sekadar amanah tetapi panggilan perjuangan.

Baca juga: Berkas 14 Tersangka Kasus Anak SD Tenggelam The Breeze Water Park Masih Proses Polisi

Rasa bangga dan tanggung jawab besar turut dirasakan Mahasiswa Jurusan Bimbingan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini. Dukungan dari teman-teman mahasiswa membuatnya yakin betul kepemimpinan adalah perjalan bersama, bukan milik satu orang.

“Saya melihat ini sebagai kesempatan untuk membuktikan bahwa suara dari kawan-kawan tidak boleh hanya menjadi gema, tetapi harus menjadi arah yang nyata,” ujar Zidan ke Kanalkalimantan.com, Minggu (7/12/2025).

Saat ditanya hal apa yang dilakukan pertama saat resmi menjabat, Zidan menyebut akan berkonsolidasi serta merapikan fondasi internal.

Baca juga: Lomba Ikan Cupang dan Anggrek di Kabupaten Banjar, Ada Peserta dari Makassar

Kepala Bidang Kemahasiswaan BEM ULM 2025 ini memastikan bahwa seluruh kabinet berjalan dengan satu frekuensi, satu visi, dan satu komitmen. Untuk itu dia perlu berdiskusi dengan para kepala bidang guna mengidentifikasi prioritas awal serta menyatukan semangat kerja.

“Menurut saya BEM yang kuat selalu dimulai dari internal yang solid, dan dari sanalah lahir gerakan-gerakan yang berdampak bagi mahasiswa,” ungkapnya.

Adapun fokusnya ialah meningkatkan keberpihakan BEM terhadap kebutuhan nyata mahasiswa, antara lain penguatan advokasi dan kesejahteraan mahasiswa agar setiap persoalan akademik maupun non-akademik mendapat respons cepat dan tepat.

Baca juga: Tipu-tipu Proyek Bikin Kanopi, Dua Lelaki Ditangkap Polisi

Pengembangan ruang pemberdayaan bagi kawan-kawan dan kelompok rentan agar kampus menjadi lingkungan yang aman dan berdaya.

Mendorong digitalisasi layanan BEM dan kolaborasi lintas lembaga.

BEM sederhana tapi sangat besar, Zidan ingin organisasi ini tumbuh aktif, adaptif, dan solutif. Selain itu, BEM diharapkan menjadi rumah mahasiswa agar merasa didengar, dihargai, dan dibantu.

Lebih jauh, untuk ULM dia berharap supaya kampus ini semakin maju sebagai ruang keilmuan inklusif, berdaya saing, serta berorientasi pada masa depan.

“Semoga sinergi antara mahasiswa, organisasi, dan pihak kampus semakin kuat, agar kita dapat bersama-sama membangun iklim akademik dan lingkungan kampus yang lebih harmonis dan bermartabat,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/fahmi)

Reporter: fahmi
Editor: kk


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca