HEADLINE
Mau Berakhir, Tim Gugus Tugas Banjarmasin Akui PSBB Belum Maksimal
Wacana untuk Memperpanjang PSBB Menguat
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjarmasin tinggal menghitung hari. Namun demikian, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (P2) Covid-19 Kota Banjarmasin Dr Machli Riyadi mengakui, dalam pelaksanaannya masih belum maksimal.
“Kita ingin memanfaatkan momentum PSBB ini untuk mencari sebanyak-banyaknya yang positif Covid-19 dan tentunya melakukan action nyata terhadap yang ditemukan,” kata Machli saat ditemui di Balaikota Banjarmasin, Selasa (5/5/2020) siang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin ini juga mengakui, belum saatnya mencapai puncak kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Seribu Sungai ini. Artinya, Machli mengatakan, ada target yang ditentukan dari jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang kini tercatat ada 69 kasus ini.

“Kita sadar betul, di luar sana ada ratusan orang yang positif yang seharusnya dapat ditemukan. Sehingga dengan sisa waktu lima hari kedepan tidak kita optimalkan, ya tentu pertimbangannya perlu diperpanjang (PSBB),” jelas Machli.
Terpenting baginya adalah, sisi ekonomi dan ketahanan pangan juga perlu dipertimbangkan, jika memang PSBB hendak diperpanjang.
Padahal, dengan pelaksanaan PSBB seharusnya jajaran Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin bisa dengan mudah melakukan tracking. Karena, orang-orang tidak sembarangan ke luar rumah.
“Misalnya orangnya tidak ada di rumah ketika kita datang, akhirnya kita gagal menemukan yang positif Covid-19. Kita sudah melakukan pendataan dan kita lakukan skrining lagi dan kita lakukan tracking, sampai rapid diagnostic test-nya terkendala karena orang yang hendak ditemui tidak ada,” keluhnya.
Diakuinya, banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa tanggap virus Covid-19 ini sangat penting. Karena bisa saja kebanyakan orang menganggap Covid-19 itu biasa-biasa saja.
“Jadi harapannya, dukungan masyarakat yang sangat kita harapkan untuk bisa mensukseskan PSBB ini. Indikator keberhasilan PSBB adalah kita dapat menemukan yang positif sebanyak-banyaknya,” pungkas Machli. (Kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Cell
-
Bisnis1 hari yang laluTren Positif Investasi Saham dan Reksa Dana di Kalsel
-
HEADLINE3 hari yang laluSDA Kalsel Dikuras, Kerusakan Lingkungan Diabaikan
-
HEADLINE2 hari yang laluBerkas Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Kabupaten Kapuas24 jam yang laluPemkab Kapuas Gelar Rapat Penanganan Sengketa Tanah
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluJelang Hari Raya Pemkab Kapuas Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar Tindaklanjuti Kondisi Rumah Zainab Warga Lok Buntar




