Kabupaten Hulu Sungai Utara
Maju ke Tingkat Nasional, SMK Shalatiyah Bitin Danau Panggang Tonjolkan Kearifan Lokal
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Kepala SMK Shalatiyah Bitin, Kecamatan Danau Panggang, Ahmad Auria siapkan program budaya kearifan lokal sebagai modal lomba perpustakaan sekolah tingkat Nasional tahun 2021 mewakili Kalimantan Selatan.
Hal tersebut diungkap Ahmad Auria disela mendampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hj Lailannor Raudhah, saat melakukan pembinaan di Perpustakaan Sekolah SMK Shalatiyah Bitin, Senin (17/5/2021) siang.
Ahmad Auria menuturkan, di samping upaya peningkatan koleksi buku-buku dan program inovasi untuk peningkatan minat baca, pihaknya juga berupaya memperkenalkan kearifan lokal. Seperti produk anyaman melalui pojok ruang kerja pustakawan di SMK Shalatiyah Bitin.
“Salah satu yang kita tampilkan adalah kearifan lokal di daerah kita, kita memiliki hasil kerajinan daerah yang nantinya dapat dipromosikan hasil karya dari anggota-anggota pustaka yang kita bina. Mulai kerajinan anyaman tas, sendal dari eceng gondok dan purun, supaya generasi penerus tetap mempertahankan budaya kita,” terangnya.
Untuk meningkatkan hasil kerajinan tersebut, ia menambahkan telah bekerja sama dengan instruktur berpengalaman asal HSU. Baik untuk teknis pembuatan kerajinan eceng gondok maupun purun.
Bahkan, menurutnya tak jarang dari hasil pelatihan para siswa-siswinya yang memiliki keterampilan, direkrut menjadi pekerja di tempat instruktur yang diketahui memiliki sentra industri anyaman ternama di HSU, yakni Kelompok Usaha Bersama (KUB) “Kembang Ilung” Desa Banyu Hirang.
Lebih jauh, Auria berharap terpilihnya SMK Shalatiyah Bitin mewakili Kalsel di ajang lomba perpustakaan sekolah tingkat Nasional 2021 ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan perkembangan SMK Shalatiyah, Dispersip Kabupaten HSU dan juga Perpustakaan Daerah Provinsi Kalsel.
Terpisah, Kepala Dispersip HSU Hj Lailannor Raudhah mengakui usaha yang telah dilakukan oleh pihak SMK Shalatiyah selama ini layak diapresiasi. Mulai dari Kepala Sekolah, Guru, Pustakawan, Siswa hingga masyarakat sekitar dan para Alumni.
Menurut Lailannor, pembinaan ini dilakukan juga sebagai persyaratan akreditasi perpustakaan sekolah terlebih lanjut sebagai syarat utama untuk melangkah ke tingkat nasional.
“Mudah-mudahan di bulan Juni ini, kita bisa mengikuti akreditasi lembaga ini, tentunya kita juga memohon langsung ke tim akreditasi perpustakaan nasional” Imbuhnya.
Selain itu, Lailannor juga memuji program inovasi yang dilakukan oleh SMK Shalatiyah Bitin seperti diantaranya program motor pintar untuk pemustaka sampai dengan kedai baca, “baca buku gratis kopi” (kanalkalimantan.com/dew)
Editor : Cell
-
Kriminal Banjarmasin2 hari yang laluCekcok Berakhir Maut di Gang Seroja, Dua Pelaku Diringkus
-
Kota Banjarmasin2 hari yang lalu86 Persen Kursi Mudik Gratis Dimanfaatkan Warga Banjarmasin
-
Kota Banjarbaru1 hari yang lalu7.062 Pegawai Pemko Banjarbaru Terima THR, PNS dan PPPK hingga PJLOP
-
Infografis Kanalkalimantan1 hari yang lalu18 Maret Hari Arsitektur Indonesia, Cermin Peradaban
-
Bisnis1 hari yang laluPenumpang Mudik Angkutan Laut Pelindo Sub Regional Kalimantan Tumbuh 15,45 Persen
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluJelang Arus Mudik, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi




