Hukum
Lakalantas di Kalsel Turun 20 Persen, Pelajar Jadi Target Sosialisasi Keselamatan
BANJARMASIN, Polda Kalsel mengatakan angka Lakalantas mengalami penurunan sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalsel, Kombes E Zulpan mengatakan, turunnya angka kecelakaan lalu lintas ini berbuah penghargaan dari Korlantas Mabes Polri.
Menurut Zulpan, Ditlantas Polda Kalsel berstatus juara dua tingkat nasional dalam hal menekan angka kecelakaan di jalan raya. Dari penduduk Kalsel 4 jutaan jiwa, ia menuturkan penduduk Kalimantan Selatan rata-rata hampir memiliki kendaraan bermotor. “Cukup banyak permasalahan di jalanan ini,†ujar Zulpan saat kegiatan Hari Lalu lintas Bhayangkara ke-63 Tahun di Mapolda Kalsel, Selasa (25/9).
Di sisi lain, Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani mengatakan polantas terus memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat dengan cara meningkatkan kesadaran dan keselamatan berlalu lintas. Sebab, kata Yazid, banyak korban mati sia-sia dan kehilangan berbagai organ tubuh akibat kecelakaan.  “Akhirnya menjadi cacat permanen. Kami tidak ingin hal serupa terjadi, pengalaman adalah guru terbaik, tapi pengalaman yang buruk cukup kita pelajari dari orang lain,” tandasnya.
Perlu diketahui, saat ini sebanyak 30 persen kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi paling banyak melibatkan korban para pelajar. “Fakta ini membuat kita miris dan patut menjadi perhatian semua pihak untuk bisa menekannya,†kata Zulpan beberapa waktu lalu.
“Usia pelajar ini dari 15 tahun sampai 19 tahun, artinya mulai siswa SMP hingga SMA sederajat, termasuk mereka yang baru duduk di bangku kuliah,†tambahnya.
Untuk tahun ini, dirinya mengaku cukup bersyukur karena kasus Laka Lantas bisa ditekan atau turun hingga 4,6 persen. “Hal ini berkat sosialisasi dan penyuluhan tentang tertib berlalu lintas yang gencar kami lakukan seperti `Police goes to School` dan `Police goes to Campus` dengan sasaran pelajar dan mahasiswa,†ungkapnya.
Selain itu, upaya lain yang tak kalah penting juga dilakukan Ditlantas Polda Kalsel, dengan memberikan bahan materi tentang berlalu lintas kepada para guru. Apalagi saat ini telah ada Nota kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU) antara Kemendikbud dengan Korlantas Polri tentang pengintegrasian secara menyeluruh pelajaran tertib berlalu lintas dengan mata pelajaran PPKn.
“Sehingga kami harapkan guru dapat memberikan pemahaman yang konkrit kepada peserta didik dan betul-betul bisa menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan di jalan raya yang telah banyak merenggut korban jiwa,†kata Zulpan. (rico)
Reporter: Rico
Editor: Chell
-
NASIONAL1 hari yang laluBesok, Presiden RI Resmikan 166 Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru
-
HEADLINE2 hari yang laluGubernur Muhidin Instruksikan Semua SKPD Kirim Bantuan Korban Banjir
-
Kota Banjarmasin20 jam yang laluTanggul Halangi Air Keluar di Komplek PWI, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Dibongkar
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluRemaja 13 Tahun Terseret Arus di Sungai Martapura
-
HEADLINE3 hari yang laluMengawal Kasus Pembunuhan Zahra Dilla Lewat Gerakan Udara Aksi Kamisan
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluIkmaban Salurkan Bantuan Banjir di Desa Pejambuan



