DPRD BANJARBARU
Kerawanan Kesehatan Mental Anak Sekolah, Begini Respon Wakil Rakyat Banjarbaru
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Fenomena kasus bunuh diri pada usia anak di bawah umur belakangan menjadi keprihatinan segenap masyarakat Kota Banjarbaru.
Semua pihak kini kembali didorong terlibat aktif dalam perlindungan anak, khususnya perlindungan yang berhubungan langsung dengan permasalahan kesehatan mental anak.
Hal itu terjadi pada anak di bawah umur di Banjarbaru yang tewas karena diduga memiliki masalah kesehatan mental kemudian memilih untuk mengakhiri hidup dengan gantung diri beberapa waktu lalu.
Anggota Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, Slamet Rianto mengungkap keprihatinannya atas kejadian yang berkaitan erat dengan tantangan generasi pada saat ini.
Baca juga: Tanggap Darurat Sampah di Banjarmasin 6 Bulan
Salah satu yang penting harus dikuatkan, kata dia, adalah pendidikan karakter.
“Kita Insya Allah tidak khawatir dengan intelegensi anak-anak, keterampilan, dan kemampuan anak yang saat ini sudah luar biasa. Namun, dari karakternya kita harus waspadai dan harus kuatkan,” ujar Slamet Rianto Anggota Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, Kamis (6/2/2025).
Menurut wakil rakyat ini, setiap pendidikan harus sebisa mungkin mengarah kepada penguatan pendidikan karakter.
Lalu apa yang bisa membuat mereka seperti itu? Slamet mengatakan, hal itu terjadi karena ada masalah hidup yang tidak mampu oleh anak tersebut ditanggung sendiri.
Baca juga: Istri Wapres Singgahi Stand Dekranasda HSU di INACRAFT 2025
“Hal itu bisa kembali lagi karena kurangnya pengetahuan agama, maka pentingnya penguatan karakter dalam hal ini iman dan takwa,” tuturnya.
Tumbuhnya sekolah-sekolah yang menguatkan karakter saat ini maka menjadi perhatian khusus di setiap satuan pendidikan, guru-guru bahkan masyarakat untuk bisa mengawasi bergerak menyelamatkan generasi.
“Dari segi mental, kekuatan dan ketahanan mental atau spiritual dan sosialnya itu yang lemah,” imbuh dia.
“Tentu pemerintah bersama sekolah, pendidikan menjadi kewajiban semua pihak terlebih orangtua, maka program-program parenting yang mengajak orangtua untuk waspada pada kesehatan mental dan spiritual dari anak harus dikuatkan,” sambungnya.
Baca juga: Pasar Murah di Guntung Manggis Bantu Masyarakat
Dirinya berharap Kota Banjarbaru bisa menjadi pelopor pendidikan karakter. Sebagai wakil rakyat di Banjarbaru, pihaknya akan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan bagaimana merumuskan dan menguatkan pendidikan karakter yang sudah ada.
“Insya Allah pendidikan kita kualitasnya bagus, namun juga dibarengi dengan kualitas akhlak yang harus kita kuatkan, pelan-pelan kita perbaiki anak-anak kita sebaik-baiknya,” tuntas Slamet. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluDisdikbud Kalsel Siapkan Program Peningkatan Kapasitas Siswa SMK
-
HEADLINE2 hari yang laluSekda Banjarmasin Jadi Staf Ahli, Tujuh Pejabat Kena Rotasi
-
HEADLINE2 hari yang laluTatap Muka Normal, Pemerintah Batalkan Pembelajaran Daring
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluDijadikan Staf Ahli, Ini Kata Mantan Sekda Banjarmasin Ikhsan
-
Olahraga2 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Tahapan Entry by Number, Atlet Maksimal Kelahiran 2009
-
HEADLINE1 hari yang laluHaul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Sejak Kecil Sudah Punyai Keistimewaan





