Ekonomi
Kembangkan Motif Sasirangan Bordir, Pengrajin Diberi Pelatihan
BANJARBARU, Banyak potensi yang dapat dikembangkan pada kain sasirangan, seiring berkembangnya kreatifitas pengrajin dan para desainer, saat ini sasirangan telah memiliki berbagai macam motif.
Perkembangan dan minat masyarakat dalam hal fashion sangatlah tinggi, disandingkan dengan kain sasirangan yang merupakan khazanah asli Banua.
Berdasar itulah digelar kegiatan pelatihan desain motif sasirangan bordir oleh Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru, di Aula Dekranasda Banjarbaru, Selasa (17/7) hingga Jum’at (20/7).
Pelatihan dibuka Ketua Dekranasda Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Drs Abdul Basid MM, Panitia pelaksana pelatihan Gusti Ardiansyah dan narasumber Hj Henny Rusilawati (Diyang Kinjut).
Gusti Ardiansyah mengatakan, peserta pelatihan berasal dari Industri Kecil Menengah (IKM) se Kota Banjarbaru sebanyak 30 peserta. Tujuan dari pelatihan desain sasirangan ini adalah untuk memberikan suatu pengetahuan tentang teknik dalam mendesain sasirangan, meningkatkan kreativitas, kualitas desain sasirangan yang dibuat.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Drs Abdul Basid MM mengatakan, sekarang desain sasirangan bordir sudah mulai banyak diminati oleh masyarakat luas, maka para pengrajin sasirangan bordir diminta dapat mengembangkan desain-desain motif sasirangan yang lebih berkembang.


Ketua Dekranasda Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani mengatakan, sasirangan sudah berkembang dan dapat dipakai sebagai bahan pakaian oleh semua lapisan masyarakat dengan bahan dasar jenis kain yang makin beragam, mulai dari katun biasa hingga sutra.
“Bentuk perhatian Pemerintah Kota Banjarbaru terhadap perkembangan dan kelestarian budaya kain sasirangan, dipadukanlah dengan seni bordir, menjadikan kain sasirangan bordir semakin terangkat dengan menobatkannya sebagai kain sasirangan khas dari kota Banjarbaru,†bebernya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para pengrajin sasirangan Kota Banjarbaru semakin terampil, kreatif dan inovatif.
“Sasirangan bordir Banjarbaru tidak kalah bersaing dengan produk-produk sasirangan dari daerah lain di Kalimantan Selatan,†katanya.
Pengrajin sasirangan di Kota Banjarbaru harus terus menambah wawasan, inovasi, dan kreasi, sehingga dapat membuat terobosan yang membuat sasirangan produksi Banjarbaru semakin diminati. (bie)
Editor: Abi Zarrin Al Ghifari
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluAksi Kamisan di Banjarmasin, Kasus Andrie Yunus: Teror Terhadap Pembela HAM
-
Kabupaten Kotabaru2 hari yang laluKemegahan Pembukaan MTQN ke-56 Kotabaru di Pulau Laut Selatan
-
HEADLINE2 hari yang laluPemko Banjarbaru Alihkan CFD ke Jalan Panglima Batur, Dimulai 12 April
-
Kabupaten Kotabaru3 hari yang laluMTQN ke-56 Kotabaru Resmi Dimulai, 498 Peserta Ikuti 17 Cabang Lomba
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBupati Bersama Alim Ulama dan Habaib Ikuti Haul Ke-88 Syekh Muhammad Kasyful Anwar
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluPelajari Sistem Pemilahan Sampah dari Hulu, Wali Kota Lisa Bersama Camat Lurah Bertemu Menteri LH RI





