HEADLINE
Kematian Mahasiswi FEB ULM: Dicekik Dalam Mobil Dibuang ke Selokan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kasus kematian mahasiswi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Zahra Dilla akhirnya menemui titik terang.
Sebelumnya, tubuh warga asal Lok Tamu, Kecamatan Mataraman, Kabulaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ditemukan tergeletak tak bernyawa di dalam saluran drainase halaman gedung Program Magister Ilmu Hukum Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam (STIHSA) Banjarmasin, Rabu (24/12/2025) pagi.
Setelah dilakukan penyelidikan, perempuan berumur 20 tahun itu ternyata korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh seorang anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berinisial MS yang berasal dari Desa Batu Berlian, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar.
Baca juga: Lima Titik 5 Videotron di Banjarbaru, Siarkan Acara Rutin 5 Rajab Sekumpul

Lokasi penemuan jasad Mahasiswi Akuntansi FEB ULM di saluran drainase STIHSA Banjarmasin. Foto: fahmi
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi saat memimpin konferensi pers gelar perkara tindak pembunuhan terkait temuan mayat di kampus STIHSA Banjarmasin, Jumat (26/12/2025) siang.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat tersangka MS yang mengendarai mobil Toyota Rush membuat janji bertemu dengan Zahra yang mengendarai sepeda motor Honda Vario di Indomaret perempatan by pass Sungai Ulin – Malimali – Mataraman, pada Selasa (23/12/2025) pukul 20.00 Wita.
Setelah bertemu, Zahra memarkir sepeda motor Vario miliknya di Indomaret kemudian menuju Bukit Batu pada pukul 21.00 untuk membicarakan masalah pribadi tersangka MS.
Baca juga: Penumpang Ceburkan Diri, Dharma Rucitra 1 Terlambat Sandar di Pelabuhan Trisakti
Setelah dari Bukit Batu, Zahra sempat singgah di Mess Polda Banjarbaru lalu ke rumah kakaknya di Landasan Ulin.
Selanjutnya, Zahra bersama MS lewat Jalan Gubernur Syarkawi dan berhenti di depan SPBU Gambut Km 15, lalu terjadilah persetubuhan di dalam mobil.
Terjadi cekcok tak terelakkan, dan Zahra mengancam melaporkan perbuatan MS ke calon istrinya usai berhubungan intim. Tersangka MS yang panik kemudian mencekik mahasiswa itu sampai lemas tak bernyawa.

Baca juga: Sendiri dari Pasuruan, Suryanto Kali Pertama ke Sekumpul
Sesudah itu, MS membawa korban lewat Pemurus Dalam kemudian berputar ke Sungai Andai. Tepat di depan STIHSA Banjarmasin. Awalnya anggota Polres Kota Banjarbaru itu ingin membuang mayat Zahra ke sungai dekat lokasi, tetapi dia berubah pikiran saat melihat saluran drainase yang terbuka dan membuangnya di sana. Kejadian ini terjadi pada Rabu (24/12/2025) sekitar pukul 02.00 Wita.
Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya 2 buah handphone Android yang dibuang pelaku di Jalan A Yani Km 15, dompet, kalung dan cincin emas, celana dalam, tas, sepatu, kunci motor Vario, earphone dan charger, spageti dan telur, pakaian, kartu identitas, 1 mobil Rush, 1 motor Honda Vario, serta papan kayu yang digunakan untuk menutupi korban. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
HEADLINE3 hari yang laluCerita Bripda MS Habisi Mahasiswi ULM: Mau Nikah, Perselingkuhan Berakhir Maut
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluMalam Pergantian Tahun, Ini Imbauan Pemko Banjarmasin
-
HEADLINE1 hari yang laluSudah Sah! Daftar Lengkap UMP dan UMK Kalimantan 2026 di Semua Provinsi, Ada yang Tembus Rp3,7 Juta
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPantau Banjir di Bincau, Bupati Banjar Tegaskan Semua Perangkat Bekerjasama Lakukan Penanganan
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluMUI Banjarbaru Imbau Pergantian Tahun Tidak Ada Perayaan Hura-hura
-
HEADLINE2 hari yang lalu66 Kasus Laka Lantas di Banjarmasin 2025, 20 Orang Meninggal Dunia



