kampus
Kekuasaan yang Tidak Berimbang Penyebab Korupsi!
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Di tanggal 9 Desember 2025 lalu, baru saja memperingati Hari Antikorupsi Sedunia atau Hakordia.
Sayangnya, korupsi bak penyakit yang tak kunjung sembuh di negeri ini. Lantas, apa penyebab utama yang menjadi cikal bakal tumbuhnya perilaku korupsi?
Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Siti Mauliana Hariani SIP MA menyebut, kekuasaan yang tidak berimbang menjadi penyebabnya.
Baca juga: 13 Rekomendasi KAD Antikorupsi Kalsel dari FGD dan Raker 2025
Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP ULM itu mengatakan, ketidakseimbangan kekuasaan tersebut lebih memihak kepada mereka yang punya pengetahuan atau duit lebih.
Kekuasaan seharusnya bukan hanya dimiliki pemerintah saja, tetapi warga sipil turut membutuhkannya dalam hal pengawasan agar pemerintah tidak semena-mena dalam menjalankan tugasnya.
“Kekuasaan itu tidak boleh hanya dimiliki satu orang, mestinya kekuasaan dibagikan ke masyarakat sipil,” ujar dosen yang akrab disapa Yana ini, Kamis (11/12/2025).
Baca juga: MasterChef Indonesia Season 13: Profil Chef Juna dan Dua Juri Profesional Baru
Jebolan Magister Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menganggap korupsi sebagai penyelewengan kekuasaan. Kendati demikian, kekuasaan tidak berarti dimusuhi melainkan dilakukan perimbangan kekuasaan.
Jangan pula menilai kekuasaan itu bersifat sangat tetap, yang benar adalah kekuasaan itu bersifat tidak terbatas. Oleh sebab itu bisa diberikan kepada masyarakat, pengusaha, sampai negara.
“Semuanya punya kekuasaan yang berimbang sehingga memaksimalkan peran dan fungsinya masing-masing,” ungkap Yana.
Apabila perimbangan kekuasaan berjalan, maka kekuasaan bukan lagi alat penyubur korupsi tetapi alat penekan korupsi itu sendiri. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
HEADLINE3 hari yang laluSDA Kalsel Dikuras, Kerusakan Lingkungan Diabaikan
-
HEADLINE2 hari yang laluBerkas Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPemkab Banjar Tindaklanjuti Kondisi Rumah Zainab Warga Lok Buntar
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Kapuas Serahkan KHBS dan Bantuan Pangan ke Warga Mantangai
-
Kabupaten Kapuas19 jam yang laluJelang Hari Raya Pemkab Kapuas Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan
-
Bisnis17 jam yang laluTren Positif Investasi Saham dan Reksa Dana di Kalsel




