NASIONAL
Kehadiran Probowo Pakai Baju Putih ke Istana Benarkan Desas-Desus Posisi Menhan
JAKARTA, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selesai bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana. Prabowo menyatakan siap membantu Jokowi di kabinet.
Prabowo datang bersama Waketum Gerindra Edhy Prabowo. Prabowo mengatakan Jokowi meminta dia untuk membantunya di kabinet.
“Saudara-saudara sekalian saya baru saja menghadap Bapak Presiden RI yang baru kemarin dilantik, saya bersama Saudara Edhy Prabowo kami diminta untuk memperkuat kabinet beliau,” kata Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10).
“Dan saya sudah sampaikan keputusan kami dari Partai Gerindra apabila diminta kami siap membantu dan hari ini resmi meminta dan kami sudah sanggupi membantu,” tegas Prabowo.
Ketum Gerindra Prabowo Subianto tiba ke Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Prabowo datang bersama Waketum Gerindra Edhy Prabowo. Pantauan di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakpus, Prabowo datang sekitar pukul 16.15 WIB. Ia datang mengenakan kemeja putih dengan celana cokelat khas seragam Gerindra. Kemejanya tak seperti yang biasa dia gunakan.
Kepada wartawan, Prabowo mengaku dipanggil oleh Presiden Jokowi. “Saya dipanggil tadi malam,” kata Prabowo.
Berdasarkan isu yang beredar, Prabowo akan dipilih sebagai menteri pertahanan. Sementara Edhy Prabowo dipilih untuk pos menteri pertanian. Isu ini dibenarkan oleh Ali Mochtar Ngabalin.(elz/tor)
Editor : Chell
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSilaturahmi Bupati HSU dengan Para Marbot Masjid
-
HEADLINE2 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah
-
NASIONAL2 hari yang laluMenkomdigi di HPN: Pers Tak Boleh Kalahkan Kepercayaan Publik Demi Kecepatan dan Algoritma


