HEADLINE
Kecelakaan Speedboat Paspampres di Palangka Raya, Dandim Kuala Kapuas Gugur
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA – Speedboat yang membawa Paspampres terlibat kecelakaan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Komandan Kodim (Dandim) Kuala Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono gugur dalam kecelakaan itu.
“Info laporan awal benar (Dandim Kuala Kapuas gugur), masih menunggu informasi lanjut,” kata Kapusdatin BNPB Agus Wibowo, Senin (9/3/2020).
Kabar gugurnya Dandim Kuala Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono juga disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan. Sementara 10 orang lainnya ditemukan selamat. “18 penumpang berhasil ditemukan kondisi selamat, 1 orang diketemukan yaitu Dandim 1011/KLK (Kuala Kapuas) dalam kondisi meninggal dunia,” kata Hendra terpisah.
Kecelakaan tepatnya terjadi di Sungai Taman Nasional Sebangau, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Palangka Raya pukul 12.30 WIB. Dandim Palangka Raya juga ada di dalam rombongan, untungnya dia selamat.
“Terjadi kecelakaan air antara speed boat dan long boat yang berangkat awal dari dermaga Sebangau yang berpenumpang rombongan Dandim Palangka Raya dan rombongan Paspampres dan rombongan dari WNA Belanda, masih belum diketahui identitasnya,” ujarnya.
Kecelakaan itu terjadi saat survei untuk kunjungan Ratu Belanda. “Saat survei persiapan kunjungan Menteri KLHK dan Raja Ratu Belanda, kejadian terjadi Sungai Sebangau (arah SSI),” kata Agus.

Laka air terjadi saat Speedboat berada di Sungai Sabangau Kereng Bangkirai tikungan murung masuk wilayah Kel Sabaru Kecamatan Sabangau Kota Palangkaraya (sekitar 10 – 15 menit dari Pelabuhan Kereng Bangkirai). Kecelakaan air yang melibatkan dua speed boat terjadi di wilayah perairan Sungai Sebangau dekat Dermaga Kereng Bengkirai Kota Palangka Raya, Senin (9/3/2020) sekitar pukul 12.30 WIB.
Tabrakan antara Long boat L300 milik Dinas Kehutanan dengan Kapal Speedboat TNI AD (KMC RBB Den Bekang XII Tpr) yang ditumpangi sejumlah anggota Paspamres, dalam rangka pengecekan lokasi guna pengamanan VVIP Kunjungan Raja dan Ratu Belanda.
Pantauan di lokasi ada satu anggota TNI yang sempat dievaskuasi diduga adalah Komandan Kodim  Kapuas, Letkol Kav Bambang Kristanto Bawono, yang sempat diberikan nafas buatan dan dilarikan ke Rumah Sakit.
Speedboat yang ditumpangi tim gabungan dan Paspampres yang melaksanakan survei lokasi di sekitar perairan sungai tersebut mengalami kecelakaan dengan speedboat lainnya.  Menurut informasi yang diperoleh di lapangan, saat itu tim survei melakukan pengecekan lokasi dan simulasi pengamanan karena tempat ini akan dikunjungi Ratu Belanda pada tanggal 12 Maret 2020 mendatang.

Diketahui ada tujuh korban tenggelam dalam peristiwa tersebut. Sementara  dua korban berhasil dievakuasi dan saat ini dibawa ke Rumah sakit Doris Sylvanus Palangka Raya. Satu orang yang selamat diantaranya dari kedutaan Belanda.
Hamidah kakak korban, mengatakan, saat itu korban ingin mengantarkan, makanan atau logistik ke Resort Mangkok. “Tapi saya tidak menyangka hingga terjadi tabrakan di dalam perjalanan,” ujarnya sambil menangis.
Kabarnya ada tiga orang yang selamat dan saat ini masih berada di rumah sakit untuk diberikan pertolongan dari pihak rumah sakit.  (Kanalkalimantan.com/detik/digdo)
-
NASIONAL1 hari yang laluBesok, Presiden RI Resmikan 166 Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru
-
Kota Banjarmasin23 jam yang laluTanggul Halangi Air Keluar di Komplek PWI, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Dibongkar
-
HEADLINE2 hari yang laluGubernur Muhidin Instruksikan Semua SKPD Kirim Bantuan Korban Banjir
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluRemaja 13 Tahun Terseret Arus di Sungai Martapura
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluIkmaban Salurkan Bantuan Banjir di Desa Pejambuan
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluDrainase dan Sungai Tersumbat Perparah Banjir Rob di Banjarmasin



