HEADLINE
Jika PSBB Kembali Diberlakukan, Ini Kata Kadinkes Banjar
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pemerintah kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam waktu dekat khusus Jawa-Bali.
Lalu bagaimana dengan wilayah di Kabupaten Banjar? Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar dr Diauddin mengatakan, pemerintah pusat sampai saat ini hanya mengkhususkan PSBB ini untuk wilayah tertentu saja yakni Jawa dan Bali.
Diauddin mengatakan, dari pertemuan yang dilaksanakan pemerintah pusat, Menteri Kesehatan sudah meminta agar PSBB bisa dilaksanakan secara serentak, karena kalau dilaksanakan parsial hampir sia-sia.
“Kita mengikuti dari pusat, kalau jadi maka kita akan ikut. Sedangkan untuk persiapan kita kira sama saja dengan PSBB yang sudah pernah kita laksanakan sebelumnya, semua petugas kita juga sudah siap,” katanya.
Dia juga menjelaskan, kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banjar sendiri lanjut ini terus naik sejak Desember 2020 lalu, padahal sempat menurun sejak September-November 2020.
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Banjar, per 6 Januari 2021 jumlah kasus positif berjumlah 1.133 kasus, dengan yang terkonfirmasi 84 kasus, sembuh 989 kasus dan meninggal 60 kasus.

Ketua DPRD Banjar M Rofiqi. Foto: wahyu
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Banjar M Rofiqi menanggapi terkait PSBB akan kembali diberlakukan perlu beberapa indikatornya yang menjadi keharusan. Pemerintah memberlakukan PSBB di Jawa dan Bali karena tingkat penyebaran Covid-19 sangat tinggi.
Sedangkan di Kabupaten Banjar yang bisa dibilang angka Covid-19 sedang, namun tidak bisa juga diremehkan tingkat penularan covid karena saat PSBB masih terjadi suspect penambahan kasus covid 19.
“Hal ini menjadi pertimbangan karena dengan adanya PSBB diberlakukan kembali itu, Kabupaten Banjar masih tergolong zona sedang, kalau dilakukan PSBB lagi apakah angka penyebaran Covid-19 menurun, kenyataannya masih terjadi penambahan suspect kasus Covid-19. Padahal, dalam kondisi PSBB,” tutupnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)
Editor : Bie
-
HEADLINE2 hari yang laluRudy Ariffin Gubernur Kalsel 2005-2010 dan 2010-2015 Wafat
-
HEADLINE1 hari yang laluTiga Dekade Menanti Rumah Ibadah GBI Kemah Kesaksian Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluBPBD Kalsel: 2.586 Kejadian Karhutla, Luas Terbakar 16.539,65 Hektare
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluData BPBD Kabupaten Banjar 1.192 Hektare Lahan Terdampak Karhutla
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPantau Penanganan Karhutla, Bupati Banjar Turun ke Sungai Tabuk
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar dan TNI Perkuat Sinergi Tangani Karhutla


