VOA
Indonesia Pulangkan 57 Kontainer Berisi Limbah dari Negara Maju
Indonesia memulangkan puluhan kontainer berisi limbah ke negara-negara barat setelah mendapati bahwa limbah itu mengandung popok bekas, plastik dan berbagai materi lainnya. Ini menambah tentangan yang kian besar di Asia Tenggara, yang menolak dijadikan tempat pembuangan sampah negara-negara maju.
Ditjen Bea Cukai, Selasa (9/7) menyatakan bahwa 49 kontainer di pelabuhan Batam akan dipulangkan ke Australia, Amerika Serikat, Perancis, Jerman dan Hong Kong.
Secara terpisah, kepala kantor Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Timur, Basuki Suryanto, mengatakan delapan kontainer dengan berat 210 ton sampah yang tiba dari Australia bulan lalu seharusnya hanya berisikan kertas, tetapi ternyata juga berisi popok, botol plastik dan kemasan minyak bekas.
China baru-baru ini melarang impor sampah plastik, membuat sampah-sampah itu semakin banyak yang dikirim ke Asia Tenggara. (uh/lt/kk/voa)

Petugas bea cukai memperlihatkan halaman depan sebuah surat kabar asing di antara tumpukan sampah dalam kontainer di Tanjung Perak, Surabaya, 9 Juli 2019. Foto : AP
Editor : Kk
-
HEADLINE2 hari yang laluBanjir Kalsel Bencana Ekologis, Wapres Gibran Sebut Ada Kesalahan Tata Ruang
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluLengkap! UMP dan UMK Kalimantan Tengah 2026, Palangkaraya Masih Masuk Peringkat Terendah
-
HEADLINE22 jam yang laluGubernur Muhidin Instruksikan Semua SKPD Kirim Bantuan Korban Banjir
-
HEADLINE3 hari yang laluBanjir di Kalsel, Mahasiswa: Warga Tak Hanya Butuh Logistik, Tapi Solusi Jangka Panjang!
-
Kalimantan Utara3 hari yang laluJadi UMP Tertinggi, Segini Rincian UMP dan UMK Kalimantan Utara 2026, Naik 5,45%!
-
HEADLINE3 hari yang laluTinjau Banjir di Kalsel, Wapres Gibran Minta Percepatan Pemulihan



