Connect with us

Kota Banjarmasin

Hanya 530 Orang Ikuti Swab Massal, Dinkes Banjarmasin Minta Sisanya Ikut di Puskesmas

Diterbitkan

pada

Swab massal yang digelar Dinkes Banjarmasin kemarin Foto: fikri

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sempat diberitakan sebagai pelaksana swab massal dengan jumlah terbanyak, nyatanya tercatat hanya 530 orang saja yang mengikuti kegiatan yang dilakukan di Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Sabtu (13/6/2020) kemarin.

Hal ini diakui oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Dr. Machli Riyadi, Minggu (14/6/2020). “Jadi yang datang kemarin hanya 530 orang,” katanya.

Lalu, bagaimana dengan 220 orang lainnya yang tak sempat mengikuti swab massal? Menurut Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (P2) Covid-19 Kota Banjarmasin ini, masyarakat yang tak sempat menjalani swab diminta untuk datang ke wilayah kerja Puskesmas sesuai dengan domisili. Atau, dapat juga menyambangi Lab Kesehatan Daerah Banjarmasin pada hari Selasa dan Kamis esok.

“Saya mengimbau agar OTG (orang tanpa gejala) yang sudah reaktif rapid test, dengan kesadarannya mereka yang kemarin tidak datang untuk datang ke Puskesmas terdekat. Dengan cara melaporkan diri ke Puskesmas sesuai domisilinya dan minta dijadwalkan untuk swab,” jelas mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum ini.

Machli memaparkan, tujuan pemeriksaan swab massal kemarin adalah untuk melindungi masyarakat dan memaksimalkan penemuan puncak penyebaran di Banjarmasin. Sehingga, Dinkes Kota Banjarmasin bisa melakukan langkah-langkah strategis lainnya.

“Seperti dengan melibatkan ketua ketua RT untuk mengadvokasi mereka yang melakukan Karantina atau isolasi secara mandiri,” tandas Machli.

Ia juga mengakui, pelaksanaan swab massal kemarin juga diisi dengan hiburan. Ini agar petugas kesehatan yang melakukan swab merasa terhibur. “Begitu juga dengan peserta swab agar tidak tegang,” pungkas Machli. (Kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Cell

 


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca