Kesehatan
Hantavirus Masuk Kalbar, Kadinkes Banjarbaru: Jangan Panik
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Hantavirus dikabarkan masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Kabar itu langsung menarik atensi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru.
Kepala Dinkes (Kadinkes) Kota Banjarbaru, Dr Juhai Triyanti Agustina MKes mengatakan, warga tak perlu panik selama menjaga kebersihan terutama dari hewan pengerat seperti tikus yang menjadi asal muasal virus.
“Penyebabnya kan dari tikus yang terinfeksi Hantavirus. Jaga kebersihan lingkungan, jangan sampai ada kotor dari jejak tikus,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Baca juga: PSN dan Konsesi Perparah Ancaman El Nino di Kawasan Gambut Kalimantan
Selain itu, dia menyebut pola hidup sehat tak kalah penting untuk mengantisipasi warga agar tidak terpapar Hantavirus.
Menindaklanjuti hal ini, pihaknya telah memberikan Surat Edaran di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan sejenisnya guna meningkatkan kewaspadaan.
“Kalaupun ada yang bergejala, silahkan langsung datang ke Puskesmas,” jelas Dr Juhai.
Kadinkes Banjarbaru menyebut gejala Hantavirus umumnya sama dengan kasus influenza, diantaranya panas, meriang, nyeri otot, dan gangguan lainnya.
Baca juga: Peringatan HUT ke-77 ALRI Divisi IV dan Hari Kebangkitan Nasional 2026
“Di Banjarbaru belum ada kasus Hantavirus, jangan sampai ada,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
HEADLINE3 hari yang laluPTAM Intan Banjar-BPAM Banjarbakula Olah Air Baku Irigasi Riam Kanan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
-
PTAM INTAN BANJAR16 jam yang laluDistribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai
-
HEADLINE2 hari yang laluEl Nino Diprediksi hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Berkurangnya Air Bersih
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluWarga Palangka Raya Terus Menerus Hirup Asap Pekat, Desak Status Bencana Nasional
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluBangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan, 53 Korban Belum Ditemukan



