Kanal
Golkar Banjarbaru Target 3 Kursi Tambahan, PKPI Cuma Usung 5 Bacaleg!
BANJARBARU, Ketatnya persaingan dalam bursa caleg pada Pemilu 2019 membuat jajaran DPD Partai Golkar Banjarbaru realistis. Pada pemilu nanti, partai berlambang beringin ini hanya menargetkan penambahan tiga kursi dari 5 kursi yang diraih pada pemilu 2014 lalu.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Golkar Banjarbaru AR Iwansyah saat menyetorkan daftar bacalegnya ke KPU Banjarbaru, Senin (16/7) lalu. “Semoga menambah kursi dari 5 menjadi 8 nanti,†harapnya.
Golkar tercatat sebagai parpol kelima di Banjarbaru yang mendaftarkan bakal calon anggota legislatifnya. Mereka diterima langsung oleh seluruh Komisioner KPU, Sekretaris, dan staf KPU Banjarbaru.

Sebanyak 30 orang bakal calon legislatif dari Golkar yang mewakili dapilnya telah melengkapi syarat pengajuan calon dan telah dinyatakan lengkap.
Pada hari yang sama tepat pukul 11.30 siang, Perindo Banjarbaru mendaftarkan sebanyak 30 orang bakal calon legislatif. Sedangkan Gerindra juga turut mengusulkan sebanyak 30 orang bakal calon legislatifnya. Disusul Partai Solidaritas Indonesia (PSI ) yang mengusulkan sebanyak 13 calon legislatif.
Ketua KPU kota Banjarbaru Husein Abdurrahman mengungkapkan, data sementara yang didapat Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Banjarbaru yang paling sedikit mengusungkan bakal calon legislatifnya. “Untuk sementara PKPI Banjarbaru yang paling sedikit. Jumlahnya ada 5 orang†ungkapnya. (Rico)
Editor: Chell
-
HEADLINE3 hari yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluUpayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluUpayakan Kawasan Kubah yang Rapi dan Tertata, Pemkab Banjar Berdialog dengan Puluhan Pedagang
-
DPRD KAPUAS3 hari yang laluDPRD Kapuas Sampaikan Hasil Reses dalam Rapat Paripurna
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluGubernur Muhidin Ingatkan Dana Transfer Pusat Dimanfaatkan Optimal
-
Kota Banjarmasin22 jam yang laluBapokting Naik, Wakil Wali Kota Ananda: Jangan Sampai Panic Buying!


