Kabupaten Banjar
Geger Ditemukannya Buaya Muara Sepanjang 2 Meter di Aluh-aluh Banjar
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Ditemukannya seekor buaya muara sempat membuat geger warga Kecamatan Aluh-aluh. Hewan yang tidak memiliki pemangsa alami di alam liar (apex predator) itu kini diamankan di Polsek Aluh-aluh, Kabupaten Banjar.
Pada unggahan sebuah video yang viral, Kapolsek Aluh-aluh Iptu Simon Junaidi menceritakan kronologi penemuan buaya itu.
“Pukul 13.00 Wita saya melakukan patrol dan bertemu dengan nelayan yang mengatakan bahwa sedang mengamakan seekor buaya yang ditemukannya saat menyebar jala di Pulau Karet,” ujarnya pada Sabtu (17/7/2021).
Ia menjabarkan panjang buaya tersebut sekitar 2 meter.
Baca juga: SUBHANALLAH. Foto Tuan Guru Pendiri Ponpes Al Falah Tidak Tersentuh Api Saat Kebakaran!
“Saya berharap masyarakat Aluh-aluh waspada dan berhati-hati jika beraktivitas di sepanjang sungai karena masih ada kemungkinan besar kawanan buaya yang lain masih ada di sekitar sungai,” imbaunya.
Rencananya, buaya tersebut akan diserhakn ke BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Provinsi Kalsel.
Menurut wikipedia.com, buaya muara adalah jenis buaya terbesar di dunia. Dinamai demikian karena buaya ini hidup di sungai-sungai dan di dekat laut (muara). Buaya ini juga dikenal dengan nama buaya air asin, buaya laut, dan nama-nama lokal lainnya.

Baca juga: Melihat Proses Pembelajaran Tatap Muka di SDN Jawa 1 Martapura, Siswa Antusias Belajar!
Buaya ini tersebar di seluruh perairan dataran rendah dan perairan pantai di daerah tropis Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Australia.
Panjang tubuh buaya ini (termasuk ekor) biasanya antara 4,5 sampai 5,5 meter. Namun bisa mencapai lebih dari 6 meter. Bobotnya bisa mencapai lebih dari 1000 kg. Moncong spesies ini cukup lebar dan tidak punya sisik lebar pada tengkuknya.
Buaya muara dikenal sebagai buaya yang jauh lebih besar dari Buaya Nil (Crocodylus niloticus) dan Alligator Amerika (Alligator mississipiensis). Penyebaran buaya ini juga termasuk yang “terluas” di dunia. (Kanalkalimantan.com/nurul)
Reporter: nurul
Editor: cell
-
HEADLINE2 hari yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluUpayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluUpayakan Kawasan Kubah yang Rapi dan Tertata, Pemkab Banjar Berdialog dengan Puluhan Pedagang
-
DPRD KAPUAS2 hari yang laluDPRD Kapuas Sampaikan Hasil Reses dalam Rapat Paripurna
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluGubernur Muhidin Ingatkan Dana Transfer Pusat Dimanfaatkan Optimal
-
Hukum2 hari yang laluKPK Dalami Hubungan Jabatan Kepala KPP Madya Banjarmasin di 12 Perusahaan


