Kota Banjarbaru
Formasi Dokter Umum Nihil Peminat di Banjarbaru, 23 Pendaftar Kembalikan Berkas
BANJARBARU, Ada satu formasi Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) Pemko Banjarbaru yang sampai hari ketiga pendaftaran dibuka masih sepi peminat.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Banjarbaru Sri Lailana mengatakan, sampai saat ini tercatat ada 241 peserta yang telah mendaftar online. Dikatakannya, dari ratusan pendaftar online tersebut ada satu formasi tenaga kesehatan yang tidak ada peminatnya.
“Sejak dibuka pendaftaran pada Senin (11/11) kemarin, belum ada satupun yang mendaftar untuk dokter umum. Sedangkan formasi dokter gigi hanya satu pelamar saja,†katanya Kamis (14/12) siang.
Sedangkan, untuk formasi terbanyak yang dilamar ada pada tenaga pendidikan yakni guru kelas SD. Selain itu analisis keuangan dan bidan juga tidak kalah diminati para peserta calon abdi negara.
Sri mengatakan, diantara 241 peserta yang mendaftar online, sudah ada 23 orang yang mengembalikan berkas dan telah terverifikasi.
“23 peserta yang sudah terverifikasi itu, 9 orang mendaftar pada tenaga kesehatan. Disusul tenaga teknis ada 8 orang dan tenaga pendidikan 6 orang,†ujarnya.
Sri mengakui jika tenaga teknis salah satu formasi yang kurang diminati karena jumlah kuota yang disediakan sedikit. Meski begitu, pihaknya masih melihat perkembangan beberapa waktu ke depan.

Khusus di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru, ada 188 formasi CPNS yang akan disediakan. Terdiri dari 99 formasi guru, 27 tenaga teknis dan 62 formasi tenaga medis.
Sama seperti pada tahun sebelumnya, formasi bidang tenaga pendidikan dan kesehatan menjadi posisi yang paling banyak dicari. Sri mengatakan, jika lebih dirincikan maka guru Sekolah Dasar (SD) menjadi formasi terbanyak.
“Rincian untuk formasi guru terdiri dari 81 guru kelas SD, 3 guru agama SD, 9 guru penjas orkes SD dan 6 guru bahasa Indonesia untuk SMP,†lanjutnya.
Sementara itu, di bidang tenaga kesehatan formasi yang dicari yakni dokter umum, dokter gigi, apoteker, perawat, psikolog, penyuluh kesehatan, asisten apoteker, bidan, perawat gigi dan sejumlah tenaga kesehatan lainnya.
Untuk tenaga teknik, yang diperlukan seperti pranata komputer, analis keuangan, pengelolaan keadaan barang dan jasa, pengelolaan anggaran, Perancang peraturan perundang undangan, teknik pengairan, teknik pembangunan jalan, teknik penyehatan lingkungan dan tenaga teknis lainnya. (rico)
Editor : Bie
-
HEADLINE2 hari yang laluBerulang Keluar Masuk SPBU, Temuan Satgas BBM HSU di Lapangan
-
HEADLINE2 hari yang laluTim Penyelam Temukan Penumpang Terjebak di Dalam Kamar Kapal Virgo
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluSinergi Pengelolaan Geopark Meratus Menuju Revalidasi 2028
-
HEADLINE1 hari yang laluTemuan Sidak Ombudsman: Hunian Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBapperida Banjar Gelar CSR Award 2026
-
HEADLINE2 hari yang lalu300 Pompa Tak Mampu Jinakkan Karhutla Kalsel


