WARGA+62
Emak-Emak yang Tuduh Tetangga Kaya karena Babi Ngepet Seorang Paranormal
KANALKALIMANTAN.COM – Seorang emak-emak yang viral di media sosial menuduh tetangganya memiliki kekayaan karena ngipri atau ritual pesugihan babi ngepet merupakan seorang paranormal.
Hal itu disampaikan Ketua RW 10 Kampung Baru, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Syarif Nurzaman.
Syarif meluruskan soal awal kasus tuduhan ngipri babi ngepet ini.
Awalnya, Wati diminta seorang temannya untuk memberikan komentar soal berita viral babi ngepet di Depok. Tepatnya di Bedahan, Kecamatan Sawangan.
Baca Juga:
Safari Ramadhan ke Martapura, Pj Gubernur Kalsel Serahkan Dana Hibah Tempat Ibadah
Alasannya meminta keterangan, kata Syarif, karena Wati diketahui membuka praktek pengobatan atau paranormal di kontrakannya.
“Si ibu itu buka praktek pengobatan atau paranormal, jadi temanya itu minta keterangan dari bu Wati. Eh jadi ramai begini,” ujar Syarif kepada SuaraBogor.id—jaringan SuaraJakarta.id, grup Suara.com—Kamis (29/4/2021).
Kekinian, akibat tuduhan itu, Wati diusir warga Kampung Baru. Warga tak terima meski Wati telah mengklarifikasi dan meminta maaf atas pernyataannya yang tuding tetangganya kaya karena babi ngepet.
“Warga minta bu Wati untuk tidak tinggal di Kampung Baru. Karena sudah menyebarkan informasi bohong,” kata Syarif.
Syarif mengungkapkan, Wati meminta waktu lima hari untuk meninggalkan Kampung Baru.
Baca Juga:
Kembali ke DPRD Banjar, Warhamni Bertugas di Komisi I
Sebab, ia masih harus mempersiapkan barang-barang untuk pindah dari kontrakannya sekarang.
“Dia ngontrak di Kampung Baru. Minta waktu lima hari (untuk pindah). Sudah 1 tahun mengontrak di sini,” pungkas Syarif. (suara.com)
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluHabib Abdullah Pimpin Maulid Diba’ di Haul Ke-58 KH Sya’rani Arief
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSukses Digelar, Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Martapura Ditutup
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluStatus Tanggap Darurat Karhutla Kapuas Kembali Diperpanjang
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Kapuas : APBD 2027 Prioritaskan Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluSatgas Karhutla Posko Induk BPBD Kapuas Siaga Penuh Kemunculan Kembali Titik Api
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluPerkuat Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi, Dinas PUPR Kalsel Gelar Pelatihan Kualifikasi Ahli K3



