DPRD Kota Palangka Raya
DPRD Palangkaraya Sorot Penanganan Banjir yang Belum Maksimal
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA– Anggota DPRD Kota Palangkaraya Tantawi Jauhari menyoroti upaya pemerintah dalam menangani banjir. Menurutnya, upaya penanganan maupun pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah kota saat ini tidak maksimal bahkan terkesan mubazir.
“Dulu kita tak seperti ini, sekarang setiap musim penghujan pasti banjir, hujan deras sedikit bisa menimbulkan genangan air. Saya harap agar bencana ini tidak menjadi upaya cari perhatian dengan menggelontorkan bantuan,” kata Tantawi.
Legislator Partai Gerindra ini mengakui pemberian bantuan sebagai respons sosial atas keadaan yang merugikan memang diperlukan. Akan tetapi ia menegaskan jika hal substansial yang berkaitan dengan pencegahan terjadinya bencana jauh lebih penting.
Baca juga : PLN Siap Support Kehandalan Listrik MTQ Nasional di Kalsel
Dicontohkannya, pengerukan dibutuhkan karena pendangkalan drainase primer maupun kawasan sungai yang mengakibatkan daya tampung air menjadi tak maksimal sebagai wadah lalu lintas air.
“Daya tampung yang tak mencukupi itulah yang malah menimbulkan limpahan air yang kemudian diidentifikasi sebagai banjir. Hingga penghujung jabatan kepala daerah saat ini, belum terlihat usaha kearah itu,” tegasnya.
Baca juga : Si Jago Merah Mengamuk di Rumah Budidaya Jamur Tiram Kuranji Km 28
Ketiadaan usaha komprehensif tersebut, disebutkan Tantawi bisa menjadikan keadaan yang berulang dan berulang lagi, yang bisa saja volume dan sebarannya semakin meluas. Hal yang sama juga menurutnya terjadi di wilayah pemukiman masyarakat.
“Pembangunan drainase yang tidak fungsional adalah indikator tidak ada hal solutif, disamping mubazir,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/tri)
Reporter : tri
Editor : cell
-
HEADLINE1 hari yang laluNapi Kakap di Lapas Cibinong Ada Sambo hingga Harvey Moeis
-
HEADLINE3 hari yang lalu300 Pompa Tak Mampu Jinakkan Karhutla Kalsel
-
HEADLINE2 hari yang laluTemuan Sidak Ombudsman: Hunian Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluISPA di Kapuas Capai 2.465 Kasus, Kecamatan Selat Tertinggi
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPosko Induk Karhutla Kapuas Kedatangan Gubernur Kalteng
-
Kota Palangkaraya2 hari yang laluPembunuh IRT di Palangka Raya Ternyata Suami Sendiri


