Pendidikan
Donasi “Satu Buku, Seribu Cahaya Ilmu” Ponpes Tanwirul Furqan Martapura
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Era digital yang makin deras tak terbendung, budaya membaca buku perlahan mulai pudar. Padahal, membaca menjadi pintu gerbang ilmu pengetahuan dan peradaban.
Untuk menjaga semangat literasi tetap hidup, Pondok Pesantren (Ponpes) Tanwirul Furqan Martapura mengajak masyarakat berpartisipasi dalam Gerakan Donasi “Satu Buku, Seribu Cahaya Ilmu”.
Sekretaris Pondok Pesantren Tanwirul Furqan, Muhammad Amin Madani mengatakan, donasi ini salah satu upaya Ponpes Tanwirul Furqan untuk meningkatkan budaya membaca. Diman era digitalisasi dipenuhi tantangan berbagai macam diantaranya gadget yang lebih banyak dipegang dan dilihat oleh anak-anak apalagi usia remaja.
“Salah satu upaya Pondok Pesantren Tanwirul Furqan untuk santri-santri di sini selain pembelajaran di kelas, untuk mengisi luang kami sediakan buku-buku untuk dapat dibaca khususnya buku keagamaan,” kata Amin Madani kepada kanalkalimantan, Jumat (3/10/2025) siang.
Masih kata Amin Madani, kriteria buku yang dibutuhkan yaitu buku baru maupun bekas yang masih layak dibaca, kitab/buku Islami seperti Fiqih, Akhlak, Sejarah Islam, dan lainnya.
Tidak hanya buku-buku Islami saja buku pelajaran umum seperti Bahasa, Sains, Matematika, Ensiklopedia, dan lain-lain, buku cerita/novel Islami untuk anak-anak dan remaja, buku motivasi dan pengembangan diri.
“Jadi kami berinisiatif membuka gerakan donasi buku, baik buku baru maupun yang lama layak pakai sebagai upaya untuk meningkatkan budaya literasi,” ujarnya. Dia mengakui, anak-anak juga orang dewas digempur habis-habisan perangkat digital.
“Semakin berat tantangannya saat ini, bahkan negara kita menjadi peringkat literasi terendah dibandingkan negara-negara lainnya. Mudah-mudahan dengan adanya donasi buku ini bisa membawa dampak yang lebih besar ke depan,” beber Amin Madani.
Sekada diketahui, Ponpes Tanwirul Furqan belum memiliki gedung perpustakaan karena masih dalam pembangunan, bila nanti ada buku maka akan ditempatkan di ruangan khusus.
Dalam brosur mereka tertulis pintu kebaikan selalu terbuka, salah satunya melalui donasi buku. Rak buku di rumah yang jarang tersentuh dapat menjadi sumber cahaya ilmu bagi para santri.
Masih dalam brosur bahwa gerakan ini memiliki tujuan mulia untuk menanamkan budaya literasi sejak dini kepada para santri. Donasi buku bermanfaat untuk:
1. Membuka wawasan dan menambah ilmu para santri.
2. Membiasakan budaya literasi sejak dini.
3. Menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Masyarakat dapat menyalurkan donasi langsung ke Ponpes Tanwirul Furqan di Jalan SMP 3, Gg Abadi, RT 09/RW 02 Desa Indrasari, Kecamatan Martapura -dekat Stadion Demang Lehman-. (Kanalkalimantan.com/ahmad mursyidi)
Reporter: ahmad mursyidi
Editor: kk
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSilaturahmi Bupati HSU dengan Para Marbot Masjid
-
HEADLINE1 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Kapuas21 jam yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
NASIONAL1 hari yang laluMenkomdigi di HPN: Pers Tak Boleh Kalahkan Kepercayaan Publik Demi Kecepatan dan Algoritma
-
Kabupaten Banjar23 jam yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara24 jam yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah


