Connect with us

HEADLINE

Ditinggal Kerja, Bocah Ini Ditemukan Meninggal di Saluran Air Depan Rumahnya

Diterbitkan

pada

Rafa Pratama meninggal dunia diduga tenggelam di saluran air usai hujan deras Foto: Polsek Banjarbaru Barat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU– Musibah menimpa bocah lelaki berumur 6 tahun, atas nama Rafa Pratama bertempat tinggal di Jalan Guntung Damar, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Rabu (5/2/2020) sekitar pukul 15.00 Wita, Rafa ditemukan di saluran air depan rumahnya dengan kondisi meninggal dunia.

Dihubungi Kanalkalimantan.com, Kapolsek Banjarbaru Barat, AKP Andri Hutagalung menceritakan kronologi kejadian ini. Awalnya ayah Rafa pulang kerja sekitar pukul 15.00 Wita. Namun setibanya di rumah, sang ayah justru tidak menemukan anak kesayangannya.

Berselang waktu 30 menit, sang ayah kemudian mencari Rafa yang awalnya dikira sedang bermain di rumah tetangga. Tapi nyatanya Rafa tidak berada di sana. Hingga pada akhirnya sang ayah saat melewati saluran air tepat di depan rumahnya dan melihat sandal anaknya di tepi saluran air tersebut.

“Seketika itu ayah korban berfikir jika anaknya ada di saluran air. Jadi, ayah korban menyisir saluran air tersebut dan menemukan anaknya dalam keadaan meninggal dunia telungkup di dasar air yang berjarak sekitar 70 meter dari ditemukannya sandal korban,” terang Kapolsek.

Menurut informasi yang dihimpun pihak kepolisian, debit air di kawasan rumah korban saat itu bervariasi sekitar 30-40 centimer. Namun, saluran air tempat awalnya ditemukannya dekat sandal korban memang sangatlah deras.

“Keterangan yang kita dapat, korban saat itu sedang mainan sendiri saat hujan. Tidak ada yang mengawasi karena, sang ibu saat itu sedang tidur,” lanjut AKP Andri.
Rencananya, pihak keluarga akan mengkebumikan Rafa pada Kamis (6/2/2020).

“Bila kita meninggalkan rumah saat kerja atau ibu yang jaga anak di rumah agar selalu mengawasi anak-anaknya yang masih kecil. Karena disaat sekarang ini cuaca musim hujan dan intensitas hujan tinggi sehingga aliran parit atau sungai tinggi. Semoga ini menjadi pelajaran kita untuk selalu mawasdiri terhadap anak,” imbau Kapolsek Banjarbaru Barat. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

 

Reporter : Rico
Editor : Cell

 


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca