Kota Banjarmasin
Ditakut-takuti Pakai Parang, Nenek di Sungai Bilu Tak Berani Pulang
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seorang perempuan lansia (Lanjut usia) ditakut-takuti dengan senjata tajam (sajam) di Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.
Sejumlah lelaki terekam CCTV menenteng parang menuju ke salah satu rumah warga di dalam kawasan gang.
Belakangan diketahui, kejadian dugaan pengancaman bermula ketika adanya perkelahian pada Minggu (9/2/2025) yang menyebabkan F mengalami luka.
Baca juga: Kuliner Ikan Khas Banua Disajikan di Anjungan Kalsel TMII
Orangtua MA, Abdul Halim mengatakan, kejadian perkelahian berawal karena kesalahpahaman antara dirinya dan korban terkait uang. Namun, MA yang niat membela ayahnya itu langsung menemui dan melukai F.
Tidak lama pasca kejadian perkelahian, terduga pelaku MA (20) telah diamankan pihak kepolisian.
Menurut Abdul Halim, sebelum kedatangan polisi, beberapa anggota keluarga F yang tidak terima langsung melakukan penyerangan ke kediaman anggota keluarganya.
Baca juga: Pj Bupati HSU Ajak Masyarakat Berpola Hidup Sehat Cek Kesehatan Berkala
“Ketika MA diamankan di rumah sebelum datang polisi, beberapa orang datang pakai parang,” ujarnya.
Rusina, nenek dari MA, mengaku sejak kejadian tersebut belum berani untuk balik ke rumah dan terpaksa menumpang di rumah anaknya.
Sebab dirinya sesaat usai kejadian perkelahian juga sempat menjadi sasaran dugaan pengancaman.
Baca juga: Wali Kota Aditya Resmikan Asrama Mahasiswa Putri Banjarbaru di Malang
“Setelah kejadian itu saya tidak tinggal di rumah situ lagi, tidak berani,” kata Nenek Rusina.
Perempuan paruh baya ini mengaku trauma selalu kepikiran dan kehilangan nafsu makan pasca kejadian tersebut.
Begitu juga Abdul Halim, mengaku sudah sekitar lima hari tak pulang ke rumah dan menginap di rumah kerabat pasca kejadian tersebut.
Aksi dugaan pengancaman tersebut sempat diadukan ke Polsek Banjarmasin pada Kamis (13/2/2025), namun disarankan langsung melapor ke Polres Kota Banjarmasin.
Kedua warga Sungai Bilu ini meminta perlindungan dan pengamanan kepada pihak terkait. Dan berharap kejadian serupa tidak terulang. Pihak keluarga korban berencana akan membuat laporan ke Polresta Banjarmasin terkait dugaan pengancaman tersebut.(Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter: rizki
Editor: bie
-
Pemprov Kalsel3 hari yang laluDisdikbud Kalsel Siapkan Program Peningkatan Kapasitas Siswa SMK
-
HEADLINE3 hari yang laluSekda Banjarmasin Jadi Staf Ahli, Tujuh Pejabat Kena Rotasi
-
HEADLINE3 hari yang laluTatap Muka Normal, Pemerintah Batalkan Pembelajaran Daring
-
HEADLINE2 hari yang laluHaul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Sejak Kecil Sudah Punyai Keistimewaan
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluDijadikan Staf Ahli, Ini Kata Mantan Sekda Banjarmasin Ikhsan
-
Olahraga3 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Tahapan Entry by Number, Atlet Maksimal Kelahiran 2009





