HEADLINE
Cek Embarkasi Haji Banjarmasin, Komisi VIII DPR RI: 2024 Garuda Indonesia 2025 Lion Air, Petugas Dipangkas
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Embarkasi Haji Banjarmasin mulai menyiapkan operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 hijriyah untuk calon jemaah haji dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Dalam rencana perjalanan haji tahun 2025, mulai 1 Mei 2025 calon jemaah haji dari dua provinsi dijadwalkan akan mulai masuk ke Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru.
Embarkasi Haji Banjarmasin direncanakan akan melayani 13 kelompok terbang (Kloter), terbagi atas 9 Kloter dari Provinsi Kalsel dan 4 Kloter dari Provinsi Kalteng.
Baca juga: Inkopontren Bangun Dua Dapur Umum MBG di Banjarbaru
Tak seperti tahun musim haji tahun 2024 lalu, dimana setiap Kloter jemaah dilayani dengan pesawat Airbus A340 milik maskapai Garuda Indonesia. Tahun ini calon jemaah haji menggunakan maskapai Lion Air yang akan mengerahkan armada pesawat jenis Airbus A330-300.
Perbedaan keberangkatan haji tahun 2025 terletak pada jumlah petugas ibadah haji di Indonesia yang mengalami pemangkasan.
Pemangkasan petugas ibadah haji Indonesia dari yang semula ada 4.200 orang hanya menjadi 2.100 orang.
Baca juga: Panen Jagung di Banjarbaru, Kadis TPH Kalsel Sebut Harga Jagung Menjanjikan

Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam. Foto: wanda
Hal itu diutarakan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam saat melakukan kunjungan kerja ke UPT Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Rabu (26/2/2025) siang
Kendati demikian, Anggota Komisi VIII DPR RI ini mengaku hal itu tidak akan mempengaruhi layanan kepada jemaah haji pada tahun 2025.
“Saya pikir pemangkasan jumlah petugas tidak berpengaruh, karena semua sudah profesional,” ujar Aprozi Alam saat diwawancarai awak media.
Baca juga: Anggaran Coblosan Ulang Pilwali Banjarbaru Disiapkan
Komisi VIII DPR RI meminta agar panitia pelaksanaan ibadah haji memberikan pelayanan terbaik bagi calon jemaah haji.
Aprozi memastikan, tidak ada penekanan khusus terhadap para petugas haji yang dimaksimalkan saat ini, sebab katanya, mereka sudah mengikuti berbagai tahapan seleksi hingga pengecekan kesehatan.
“Insya Allah mereka diberikan pelatihan khusus, sehingga betul-betul siap menjadi petugas haji. Saya yakin di Banjarmasin petugas hajinya bukan titipan, tetapi betul-betul profesional,” ungkap dia.
Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) melakukan pemangkasan petugas haji pada petugas kesehatan. Dimana sebelumnya untuk satu Kloter ada tiga orang petugas haji, tahun 2025 dikurangi satu orang petugas.
Baca juga: LPTQ HSU Gelar Rakerda, Ini Kata Sekda Adi Lesmana

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Dr H Muhammad Tambrin. Foto : wanda
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Dr H Muhammad Tambrin menjelaskan bahwa pelayanan jemaah haji pada tahun ini masih sama seperti sebelumnya.
“Standar masih seperti kemarin, prioritas utama adalah jemaah haji dari kalangan lanjut usia (lansia) jadi perhatian skala prioritas untuk didampingi,” ujar Muhammad Tambrin.
Pihaknya sendiri kata dia, masih menunggu hasil rekomendasi dokter yang memeriksa kesehatan jemaah haji.
Menurut Muhammad Tambrin, layak atau tidaknya calon jemaah haji untuk berangkat tergantung dari rekomendasi dokter.
“Semoga proses keberangkatan berjalan lancar,” tuntasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Pemprov Kalsel3 hari yang laluDisdikbud Kalsel Siapkan Program Peningkatan Kapasitas Siswa SMK
-
HEADLINE3 hari yang laluSekda Banjarmasin Jadi Staf Ahli, Tujuh Pejabat Kena Rotasi
-
HEADLINE3 hari yang laluTatap Muka Normal, Pemerintah Batalkan Pembelajaran Daring
-
HEADLINE2 hari yang laluHaul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Sejak Kecil Sudah Punyai Keistimewaan
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluDijadikan Staf Ahli, Ini Kata Mantan Sekda Banjarmasin Ikhsan
-
Olahraga3 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Tahapan Entry by Number, Atlet Maksimal Kelahiran 2009





