Advertorial
Cegah Potensi Konflik Agama di Banjarbaru, FKUB Berperan Meredam
BANJARBARU, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Banjarbau masa bakti 2017-2023 dikukuhkan Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, Selasa (13/2).
Ketua FKUB Kota Banjarbaru DR Muslih Amberi mengatakan, sinergitas antar umat beragama sangat diharapkan dalam Forum Komunikasi Umat Beragama. “Bersama menjembatani cipta kondisi harmonis. Termasuk memberikan solusi dan pemikiran dalam menyelesaikan masalah keagamaan yang menyangkut konflik sosial kemasyarakatan,†ujar Muslih Amberi.
FKUB Kota Banjarbaru menyebut ada potensi besar konflik internal umat seagama di wilayah Banjarbaru.
Menurut Muslih Amberi, keberadaan MUI dan Badan Musyawarah Gereja (Bamag) sebagai penasehat FKUB sangat penting demi meredam potensi konflik internal agama itu. Muslih menuturkan konflik agama paling rawan di tengah banyaknya aliran atau pengikut.
“Paling rawan memang konflik internal umat seagama. Seperti Islam, banyak aliran-aliran. Begitupun Kristen, ada bermacam pengikut gereja, menyatukan ini yang sulit,†kata Muslih Amberi disela pengukuhan pengurus inti FKUB Banjarbaru periode 2018-2023.
Walikota Banjarbaru menyambut baik atas terselenggaranya acara ini dan mengucapkan selamat kepada DR.Muslih Amberi kepengurusan FKUB yang baru saja dikukuhkan.Walikota berharap para pengurus dapat menjadi salah satu media dan jembatan penghubung untuk senantiasa meningkatkan hubungan yang harmonis antar sesama. Ketua FKUB Kota Banjarbaru yang terpilih Periode 2017-2023 DR.Muslih Amberi Dalam sambutannya mengatakan Kinerja yang baik sinergis sesama umat beragama sangat diharapkan diwadah Forum Komunikasi Umat Beragama untuk bersama menjembatani cipta kondisi harmonis. Iya juga selalu akan memberikan solusi dan pemikiran dalam menyelesaikan masalah keagamaan yang menyangkut konflik sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Walikota Banjarbaru Drs Nadjmi Adhani berharap pengurus FKUB Kota Banjarbaru menjadi salah satu media dan jembatan penghubung untuk senantiasa meningkatkan hubungan yang harmonis antar umat beragama.
“FKUB adalah forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah dalam rangka membangun, memelihara, dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan Bersama,†ujar Walikota.
Untuk mencegah konflik terbuka, Nadjmi Adhani, mengajak setiap warga untuk hidup membaur di tengah keberagaman, tidak membentuk kelompok secara ekslusif. Ia juga mengimbau masyarakat turut menekan kesenjangan sosial dan tidak menyebarkan berita bohong (hoax) yang menyulut konflik. “Perlunya sharing informasi akan membantu menekan kemungkinan adanya konflik,†ujar Nadjmi. (devi)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
HEADLINE2 hari yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluUpayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluUpayakan Kawasan Kubah yang Rapi dan Tertata, Pemkab Banjar Berdialog dengan Puluhan Pedagang
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluGubernur Muhidin Ingatkan Dana Transfer Pusat Dimanfaatkan Optimal
-
DPRD KAPUAS2 hari yang laluDPRD Kapuas Sampaikan Hasil Reses dalam Rapat Paripurna
-
Hukum2 hari yang laluKPK Dalami Hubungan Jabatan Kepala KPP Madya Banjarmasin di 12 Perusahaan


