Connect with us

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Bunda Literasi HSU :  Perpustakaan Pusat Pembelajaran Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat

Diterbitkan

pada

Bunda Literasi HSU  membuka kegiatan pelatihan tata rias program transformasi perpustakaan berbasis inklusi Sosial yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan HSU. Foto: diskominfohsu

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bunda Literasi Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hj Murniati menilai program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan pusat pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan pelatihan tata rias program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan HSU, di aula kantor Desa Galagah, Kecamatan Sungai Tabukan, Senin (14/7/2025).

“Keterampilan tata rias tidak hanya mempercantik penampilan, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan dan membuka peluang usaha baru bagi ibu-ibu dan remaja putri di desa,” katanya.

Baca juga: Gubernur H Muhidin Ganti Pejabat Pemprov Kalsel, Ini 18 Nama-namanya 


Bunda Literasi HSU mengajak kepada semua peserta untuk mengikuti pelatihan dengan semangat, fokus, dan terbuka pada ilmu baru.

“Jangan ragu untuk bertanya, mencoba dan berbagi pengalaman. Jadikan kegiatan ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan rasa percaya diri,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan HSU, Karyanadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan strategis nasional yakni transformasi perpustakaan berbasis inklusi dosial.

Baca juga: Sabu 12 Kg Diungkap Polres Banjarbaru dari Operasi Antik Intan 2025

“Perpustakaan dijadikan pusat pembelajaran, saat ini kita berada ditempat ini untuk merubah mindset masyarakat bahwa perpustaakan tidak cuma belajar teori, tetapi kita gabungkan dengan prakteknya langsung,” kata Karyanadi.

Dia mengakui, berbagai pelatihan yang diadakan ini sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati HSU yakni satu desa satu produk.

“Agar mereka memiliki keterampilan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, jadi ada 57 titik yang telah kita evaluasi dan sudah berjalan di 26 desa, berbagai pelatihan yang diadakan seperti tata boga, pelatihan pangkas rambut, tata rias, merangkai bunga hingga pelatihan kreasi anyaman, dan nantinya ada kegiatan mendongeng bersama anak desa dengan bunda literasi,” tutupnya.

Baca juga: 14 Juli Hari Pajak Nasional, Sejarah dan Awal Mula Diperingati

Hadir dalam kegiatan Wakil Ketua TP PKK HSU Mayang Melani, Camat Sungai Tabukan Fahriadi, dan Kepala Desa Galagah Fakhrurrazi.

Kegiatan yang diikuti oleh masyarakat Desa Galagah ini menghadirkan narasumber dengan materi makeup class oleh Alisa Rahimi dari Salon Muslimah Alisa Banjarmasin.(Kanalkalimantan.com/dew)

Reporter: dew
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca