Kota Banjarmasin
BI Rekomendasikan 5 Konsep Wisata Sungai di Banjarmasin, Apa Saja?
BANJARMASIN , Bank Indonesia (BI) Kalsel memberikan lima rekomendasi konsep pengembangan pariwisata susur sungai di Kota Banjarmasin. Kelima konsep yang dipaparkan dalam pertemuan Kepala Perwakilan BI Koordinator Wilayah Kalimantan, Herawanto dengan Walikota Ibnu Sina, Selasa (30/7).
Lima konsep tersebut terdiri dari paket wisata dan kalender event, membuat paket–paket wisata agar dapat ditawarkan secara resmi melalui tenant–tenant di bandara maupun pelabuhan, serta penawaran secara online. Kalender event yang berisikan event–event tahunan itu tidak terbatas hanya Banjarmasin dan Kalsel, namun seluruh Kalimantan.
Kemudian membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pariwisata. Perancangan satuan tugas perlu dilakukan untuk memayungi seluruh kegiatan pariwisata di Kalsel, yang beranggotakan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin, Angkasa Pura, ASDP, Pelindo, Dinas Perhubungan, dan Polair.
“Selanjutnya, integrasi lokasi antar wisata kegiatan antar daerah, baik melalui jalur darat, ataupun utamanya media sungai,†terang Herawanto.
Hal lain yang tak kalah penting adalah permutakhiran data. Dimana hal ini memerlukan encatatan data secara berkala yang ditampung dalam suatu database, untuk dapat diakses oleh pihak–pihak berkepentingan, khususnya investor. “Serta kerjasama dan promosi melakukan sinergi dengan dinas terkait seperti, Perbankan dan pihak ketiga lainnya, dalam pengembangan pariwisata yang infonya disalurkan melalui pemanfaatan media sosial, travel blogger, media digital lainnya serta optimalisasi Pokdarwis,†ungkapnya.
Menanggapai hal tersebut, Ibnu Sina menyatakan paparan yang diberikan pihak Bank Indonesia sudah sangat jelas, dan sangat berterima kasih atas masukan yang telah diberikan untuk pengembangan potensi pariwisata di Bumi Kayuh Baimbai.
Terkait kalender event paket-paket wisata di kota berjuluk seribu sunga, ia kembali menjelaskan, di Kota Banjarmasin ada beberapa event wisata yang bisa dikunjungi wisatawan manca negara dan domestik salah satunya Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF). “BSF insyaallah tahun depan mudahan masuk dalam agenda event nasional, karena kita telah berjuang selama tiga tahun mewujudkan ini,†ujarnya.
Mengingat pengembangan potensi pariwisata ini sangat penting untuk dibenahi, maka ia mengajak seluruh komponen masyarakat Banjarmasin untuk bersama-sama melakukan pembenahan. “Karena sebenaranya spirit kami adalah spirit kerjasama dan kolaborasi untuk mewujudkan kota Banjarmasin Kayuh Baimbai. Kayuh Baimbai itu gotong royong mendayung bersama, artinya ada kolaborasi di situ. Oleh karena itu, mari kita sama-sama mewujudkannya,†pungkasnya.(mario)
Editor:Cell
-
HEADLINE3 hari yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluUpayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluUpayakan Kawasan Kubah yang Rapi dan Tertata, Pemkab Banjar Berdialog dengan Puluhan Pedagang
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluBapokting Naik, Wakil Wali Kota Ananda: Jangan Sampai Panic Buying!
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluGubernur Muhidin Ingatkan Dana Transfer Pusat Dimanfaatkan Optimal
-
DPRD KAPUAS3 hari yang laluDPRD Kapuas Sampaikan Hasil Reses dalam Rapat Paripurna



