Kabupaten Kapuas
Berinto Minta Diskominfo Kapuas Kawal Pembangunan 62 BTS
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Area blank spot di daerah non pasang Kabupaten Kapuas surut akan dibangun 62 Base Transceiver Station (BTS).
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kapuas, Berinto, meminta kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kapuas agar mengawal pembangunan 62 BTS tersebut.
Politisi Nasdem ini mengatakan, tidak hanya dari aspek infrastruktur seperti jalan dan jembatan, tetapi infrastruktur jaringan telekomunikasi sangat diperlukan era digital saat ini.
Selama ini kendala yang dihadapi masyarakat diwilayah non pasang surut adalah jaringan internet, sehingga perlu pembangunan BTS.
Baca juga: Turnamen Tenis Antar Pelti dan Klub se Kalsel Digelar di Banjarbaru
“Kita apresiasi perjuangan Diskominfo, untuk terus mengawal penampatan menara telekomunikasi di daerah blank spot. Terus dikawal sampai dimana tahapannya,” kata Berinto.
Ia menyebut sebanyak 62 BTS tersebut akan dibangun di Kecamatan Timpah 6 titik, Kecamatan Kapuas Tengah 7 titik, Kecamatan Pasak Telawang 10 titik, Kecamatan Mantangai 11 titik, Kecamatan Mandau Telawang 10 titik, Kecamatan Kapuas Murung 1 titik, Kecamatan Dadahup 3 titik dan Kecamatan Kapuas Hulu sebanyak 14 titik.
“Diharapkan pembangunan menara BTS ini dapat memberikan dampak positif sehingga lebih mempermudah akses informasi,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/ags)
Reporter : ags
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang laluMemecah Kemacetan Ibu Kota, Pemko Banjarbaru Bangun Jalan Lingkar Selatan 43 Km
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Raih Predikat Sangat Baik, Peringkat 4 Kinerja PTSP se Kalteng
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluEdukasi Pelajar PLN UPT Pontianak Cegah Gangguan Listrik dari Layang-layang
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluPUPR Kalsel Tambah Rambu dan Perbaiki Geometrik Jalan Banjarbaru – Batulicin
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluPLN UPT Banjarbaru Semangati 60 Anak Pejuang Kanker di RSUD Ulin
-
HEADLINE2 hari yang laluJalan Baru di Banjarbaru, Konektivitas Wilayah Membuka Aktivitas Ekonomi


