HEADLINE
Bencana Banjir Besar di Kalsel, Jokowi Sebut Ini Penyebabnya
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir besar yang melanda 10 kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Selatan diakui Presiden Joko Widodo sebagai bencana terbesar yang pernah terjadi di provinsi ini sepanjang sejarah.
Jokowi menyebut penyebab utama banjir tak lepas dari tingginya intensitas curah hujan La Nina hingga 10 hari lamanya. Hal itu menyebabkan daya tampung air di Sungai Barito yang notabenenya adalah sungai terbesar dan terpanjang di Kalsel melebihi kapasitas.
“Daya tampung Sungai Barito hanya bisa menampung jutaan kubik air. Namum karena curah hujan yang tinggi, saat ini sungai tersebut menampung 2,1 miliar kubik air. Sehingga akhir meluap dan terjadilah banjir di sejumlah wilayah kabupaten kota,” katanya, Senin (18/1/2021).

Dalam kunjungan kerja ke Kalsel yang juga turut didampingi kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo hari ini, Presiden melakukan peninjauan di sejumlah titik-titik lokasi terdampak banjir. Termasuk juga melihat secara langsung posko evakuasi terbesar di Kabupaten Banjar yakni dipusatkan di Stadion Demang Lehman.
Atas derita yang dialami puluhan ribu rakyat Kalsel dan menghilang nyawa belasan orang akibat dampak bencana banjir, Jokowi mengirim pesan duka yang mendalam.

“Saya menyampaikan duka yang mendalam kepada rekan-rekan kita yang meninggal dunia. Semoga keluarga yang ditinggalkan, diberi ketabahan dan kekuatan,” tandasnya.
Berdasarkan data BPBD Provisnsi Kalimantan Selatan, pada Minggu (17/1/2021), tercatat korban yang meninggal dunia sebanyak 16 jiwa.
Sedangkan untuk warga terdampak ada 74.640 kepala keluarga (KK), dengan total 246.516 jiwa. Dari jumlah itu, 36.302 jiwa di antaranya masih mengungsi di posko pengungsian sampai saat ini. (kanalkalimantan.com/rico)
Editor : Bie
-
PUPR PROV KALSEL21 jam yang laluPemprov Kalsel Percepat Pembangunan Jalan Lintas Tengah
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluPembangunan Jembatan Pulau Laut Dilanjutkan Melalui Multiyears
-
HEADLINE1 hari yang lalu21 Mobil Listrik Dibeli Rp5,25 Miliar, Efisiensi Pemko Banjarmasin?
-
Kalimantan Utara1 hari yang laluKronologi Jatuhnya Pesawat Kargo Pelita Air di Gunung Pa’ Ramayo Nunukan
-
HEADLINE2 hari yang laluKasus Pencabutan SHM Transmigran Sepihak di Kotabaru, Kementrans Kirim Tim Investigasi
-
HEADLINE3 hari yang laluHilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat

