Connect with us

Kanal

Bahagianya Keluarga Abdullah Dapat Rumah Baru dari PKK Kabupaten Barito Kuala

Diterbitkan

pada

Salsabilah dengan rumah barunya bantuan dari TP PKK Barola Foto : retno

MARABAHAN, Salabiah, istri Abdullah berurai air mata demi melihat rumah barunya yang jauh berbeda dengan sebelumnya. Dulu, ia bersama suami dan empat anaknya harus berdesakan di rumah kecil dan tidak layak. Kini ia memiliki rumah dengan luas 36 meter dan bernuansa kuning hijau yang tampak indah dan kokoh.

“Saya senang sekaligus bangga bisa memiliki rumah sebagus ini,” akunya kepada kanalkalimantan.com, Jumat (20/12).

Perempuan 40 tahun itu bercerita bahwa sebelumnya selama lima tahun mereka hidup di rumah kecil berdinding triplek, tanpa sekat. “Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan,” ucapnya. Kebahagiaan begitu tampak diwajahnya.

Abdullah dan salabiah sehari-hari bekerja sebagai buruh sawah. “Ulun biasanya meambil upah betanam dan mengatam (panen),” ujarnya. Tapi karena musim panen telah lewat dan musim tanam baru akan dimulai bulan Maret tahun depan, maka keluarga ini hanya mengandalkan hasil Abdullah mencangkul lahan orang. Setiap dua hari sekali rata-rata Abdullah hanya membawa pulang uang sebesar Rp 100 ribu. “Alhamdulillah cukup aja,” pelan Salabiah berucap.

Rumah sehat ala TP PKK Kabupaten Barito Kuala menjadi berkah yang luar biasa bagi keluarga Abdullah. “Kini bisa lebih tenang hati, bisa lebih fokus mengurus sekolah anak-anak,” ungkap Salabiah lagi.

Ketua TP PKK Cerbon Erma Rahayu menyampaikan bahwa rumah keluarga Abdullah layak dibedah karena selain kondisi rumahnya yang tidak layak, keluarga Abdullah termasuk keluarga pra sejahtera atau tidak mampu. “Mereka tidak punya pekerjaan tetap, jadi layak diberi hunian yang lebih layak,” ucap Erma.

Tidak hanya bangunan, rumah sehat ala TP PKK Batola juga memfasilitasi isi rumah seperti televisi, kipas angin, hingga sembako. (Retno)

Reporter : Retno
Editor : Chell


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca