HEADLINE
Bagian Umum Pengadaan Dua Kamera Mirrorless, Wali Kota Banjarmasin Tak Tahu
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pengadaan kamera mirrorless dua unit seharga Rp132.690.000 oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menjadi salah satu isu yang dipertanyakan mahasiswa saat unjuk rasa, Rabu (18/2/2026) siang.
Berdasarkan situs sirup.inaproc.id, Bagian Umum Pemerintah Kota Banjarmasin sempat menganggarkan kamera mirrorles dengan tipe Sensor Full-Frame 33 Mp, Perekaman Video 4K 60 Fps, dan Lensa Premium 35 mm f/1.4.
Belakangan, pengadaan kamera tersebut tidak diketahui Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR. Pemimpin Kota Seribu Sungai itu baru tahu setelah orang-orang ramai membicarakan di media sosial.
Baca juga: Mahasiswa Banjarmasin Suarakan Keresahan Masyarakat di Balai Kota
Meskipun tujuannya untuk meningkatkan kualitas dokumentasi foto dan video, Wali Kota Yamin meminta pengadaan kamera profesional itu ditunda sebab tidak terlalu urgent.
“Saya rasa sudah cukup dengan yang ada, kami akan mengevaluasi lagi terkait pengadaan yang sifatnya tidak berdampak ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Bagian Umum, Ryan Utama menjelaskan pengadaan tersebut memang didasarkan untuk keperluan dokumentasi dan komunikasi di lingkungan Pemko Banjarmasin.
Baca juga: Kasus Pencabutan SHM Transmigran Sepihak di Kotabaru, Kementrans Kirim Tim Investigasi
“Ini jadi evaluasi kami terkait pengadaan kamera tersebut sesuai arahan pimpinan Kota Banjarmasin mana yang lebih efektif dan efisien,” kata Ryan.
Kondisi ini membuat publik bertanya kenapa bisa orang nomor satu di Kota Banjarmasin tidak mengetahui pengadaan barang.
Baca juga: Waspada Hujan Disertai Petir dan Gelombang Tinggi di Kalsel

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat, Fajar Arifin. Foto: fahmi
Seperti yang diungkapkan Fajar Arifin, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat mempertanyakan siapa yang melakukan penganggaran sampai-sampai pimpinan utama tidak tahu.
“Di sini jadi hal lucu lah, bagaimana bisa transparan kepada kami masyarakat sedangkan pimpinannya saja tidak tahu dalam hal ini,” tuturnya. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluArti Warna Merah dalam Tradisi Imlek
-
HEADLINE2 hari yang laluMalam Imlek Penuh Khidmat di Klenteng Karta Raharja Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluHilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat
-
Lifestyle2 hari yang laluIni Makna di Balik Shio Kuda Api Imlek 2026
-
HEADLINE2 hari yang lalu1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari
-
HEADLINE1 hari yang laluKasus Pencabutan SHM Transmigran Sepihak di Kotabaru, Kementrans Kirim Tim Investigasi

