DPRD Kota Palangka Raya
Anggota DPRD Palangka Raya Ingatkan Peran Sastra dan Budaya Dayak
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA – Sastra dan budaya berperan strategis sebagai penuntun moral, penguat identitas, sekaligus jembatan dialog antargenerasi di tengah masifnya arus globalisasi dan transformasi digital.
Hal ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa yang menyetujui jika sastra bukan sekadar rangkaian kata, melainkan ruang tempat manusia menyimpan ingatan, merawat nilai, dan membangun peradaban.
“Melalui sastra kita belajar memahami kehidupan dengan lebih arif, sedangkan melalui budaya kita mengenali akar yang menguatkan langkah menuju masa depan,” papar Debora, Jumat (17/7/2026).
Baca juga: Nobar Final Piala Dunia di Tugu Nol Kilometer Banjarmasin
Debora menilai, kemajuan teknologi telah membuat arus informasi bergerak sangat cepat, namun kebijaksanaan tidak selalu berjalan seiring dengan kemajuan tersebut. Karena itu sastra dan budaya diperlukan untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah perubahan zaman.
Lebih lanjut Debora mengatakan, Palangka Raya merupakan kota yang tumbuh di atas keberagaman suku, agama, bahasa, dan tradisi. Keragaman ini merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk membangun masyarakat yang inklusif, harmonis, dan berkeadaban.
“Budaya Dayak dengan nilai-nilai Huma Betang mengajarkan kita tentang hidup bersama dalam keberagaman, saling menghormati, bergotong royong, dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan,” tuturnya.
Baca juga: Peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Banjar Berlangsung Meriah
Nilai-nilai luhur ini dinilai relevan untuk terus dihidupkan melalui karya sastra, penelitian, diskusi ilmiah, maupun aktivitas kebudayaan.
Ia menambahkan, pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur fisik, melainkan juga dari kualitas karakter, kecerdasan budaya, serta kemampuan masyarakat dalam merawat identitasnya di tengah perubahan zaman.
“Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai, menjaga, mengembangkan dan bangga terhadap sastra dan budaya daerah, khususnya sastra dan budaya Dayak,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter: kk
Editor: bie
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluDinas PUPR Kalsel Dampingi Komisi III DPRD Kalsel Tinjau Instalasi Pengolahan Air di Batola
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluTinjau Amblas Jalan Veteran Sungai Lulut, Rosehan Minta Perbaikan Darurat Selesai Tiga Pekan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluBappenas Observasi Lapangan Program Pencegahan dan Penurunan Stunting di Posyandu Desa Malimali
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPeringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Banjar Berlangsung Meriah
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluFachri dan Naysilla Raih Gelar Nanang Galuh HSU 2026
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMedia Belajar “Dinding Kelas Berbicara” dari Tembok Kosong di SDN Lasung Batu 2


