DPRD KOTABARU
Anggota DPRD Kotabaru Apresiasi Rencana Wisata Mangrove Desa Tarjun
KANALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Seperti diketahui, hutan mangrove memiliki fungsi sebagai pengendapan lumpur di akar-akarnya sehingga dapat mencegah terjadinya intrusi air ke daratan.
Selain itu, hutan mangrove juga memiliki fungsi sebagai pencegah abrasi atau pengikisan bibir pantai.
Tak kalah pentingnya, hutan mangrove bisa dijadikan sebagai objek wisata yang bisa mendatangkan pemasukan bagi daerah.
Baca juga: Warganet Keluhkan Tarif Masuk Wisata Alam Tahura Sultan Adam Kelewat Mahal
Seorang anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, Awaludin SHut, menyatakan mengapresiasi rencana aparatur Desa Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir, mendukung visi dan misi pemerintah daerah.
Implementasi visi misi daerah direncanakan kepala desa setempat yang mengembangkan hutan mangrove sebagai objek wisata. Selanjutnya bisa dikunjungi wisatawan lokal atau pun luar Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
“Adanya lokasi wisata ini saya harap bisa menjadi salah satu pendorong ekonomi masyarakat khususnya di Desa Tarjun,” ujar Sekretaris Komisi II DPRD Kotabaru ini.
Baca juga: Pengunjung Panik, Pameran Reptil di Q Mall Banjarbaru Diwarnai Insiden Peserta Digigit Ular!
Ketua PAN Kotabaru ini berpesan agar wisata hutan mangrove yang dibikin pemerintah desa harus beda dengan tempat wisata hutan mangrove di Desa Langadai Kotabaru. (kanalkalimantan.com/hms)
Editor: Dhani
-
HEADLINE3 hari yang laluJalan Baru di Banjarbaru, Konektivitas Wilayah Membuka Aktivitas Ekonomi
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPerbaikan Jalan Veteran yang Amblas, Kendaraan di Bawah 6 Ton Diperbolehkan Lewat
-
Kota Banjarbaru21 jam yang laluLapuk Atap Bocor, Renovasi TPA Darul Falah Dibantu Wali Kota Banjarbaru
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluAmanah Medical Centre dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Keselamatan Kerja
-
HEADLINE20 jam yang laluKebakaran di Kawasan Tahura Sultan Adam Berhasil Dipadamkan
-
Bisnis2 hari yang laluPamor Borneo 2026 Tawarkan 15 Proyek Investasi Strategis di Kalimantan


