HEADLINE
Akses Jalan Belum Tuntas, Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor Batal Dibuka
BANJARBARU, Target mengoperasikan Terminal baru Bandara Syamsudin Noor pada Jum’at 15 November 2019, sepertinya harus diurungkan. Batalnya rencana soft opening ini lantaran belum siapnya jalan menuju bandara.
Dari informasi yang didapat Kanalkalimantan.com, keputusan diatas merupakan hasil dari pembahasan rapat kesiapan akses jalan menuju bandara antara Dinas Perhubungan Kalsel, Dinas PUPR Kalsel, PT AP 1 Bandara Syamsudin Noor dan Satker Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor (PPBDJ).
Dalam rapat tersebut disepakati akses jalan belum dapat digunakan pada 15 November mendatang, sehingga terminal baru Bandara Syamsudin Noor belum bisa dioperasionalkan.
“Pada prinsipnya kita (bandara) sudah siap, karena target di bulan November. Tapi, pembukaan terminal baru harus berbarengan dengan kesiapan jalan akses bandara,†kata GM Bandara Syamsudin Noor Indah Preastuty.
Indah Preastuty mengungkapkan, akses jalan harus sudah siap ketika terminal baru dibuka, supaya semua bisa terakomodir dengan baik dan tidak menyulitkan pengguna jasa bandara. “Tadi (kemarin) kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan pihak pemerintah terkait percepatan pembangunan jalan,†ungkapnya.
Terpisah, Kabid Bina Marga PUPR Kalsel Yasin Toyib membenarkan jika terminal baru Bandara Syamsudin Noor belum bisa beroperasional pada 15 November, lantaran masih menunggu kesiapan akses jalan.
“Iya, karena masih ada 3 kilometer jalan dari jalan Kasturi ke gerbang bandara yang masih berupa tanah. Sehingga, masih sulit untuk dilintasi,†bebernya.
Dia mengungkapkan, untuk mengaspal titik jalan itu Dinas PUPR Kalsel telah mengalokasikan anggaran Rp25 miliar pada APBD Perubahan 2019. “Saat ini sudah mulai dikerjakan dan sedang melakukan pengerasan jalan. Insya Allah tanggal 18 November mulai mengerjakan pengaspalan,†ungkapnya.
Dilihat dari progres pekerjaan saat ini, Yasin optimis pada awal Desember jalan sudah bisa digunakan. “Pekerjaan akan kami kebut. Kontraktor sudah saya minta untuk menambah alat, supaya pekerjaan semakin cepat selesai,†ucapnya.
Dijelaskan Yasin, titik jalan yang belum beraspal antara jalan Kasturi dan gerbang bandara menjadi lintasan penumpang yang datang dari jalan Golf. Sehingga, pihak bandara harus menunggu kesiapan jalan tersebut. “Kalau akses yang dari Banjarbaru sudah aman. Tinggal yang dari jalan Golf saja masih ada yang belum diaspal,†jelasnya.
Sementara itu, terkait progres pembangunan terminal baru, Project Manager Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Dadang Dian Hendiana menyampaikan bahwa saat ini masih ada sejumlah pekerjaan yang belum rampung di area terminal baru.ÂÂ
Dirincikannya, pekerjaan di dalam proyek yang belum selesai yakni hanya berupa pemasangan plafon, AC dan instalasi listrik. “Plafon hanya sisa sedikit yang belum dipasang. Jadi, paling banyak hanya berupa pekerjaan finishing,†rincinya.
Lanjutnya, karena pekerjaan yang belum rampung hanya sebagian kecil maka total progres pengembangan Bandara Syamsudin Noor kini sudah mencapai 95 persen. “Beberapa fasilitas sudah banyak yang dipasang, seperti bangku di ruang tunggu, perlengkapan di toilet hingga lima garbarata,†pungkasnya. (rico)
Editor : Bie
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluAksi Kamisan di Banjarmasin, Kasus Andrie Yunus: Teror Terhadap Pembela HAM
-
HEADLINE2 hari yang laluPemko Banjarbaru Alihkan CFD ke Jalan Panglima Batur, Dimulai 12 April
-
Kabupaten Kotabaru3 hari yang laluKemegahan Pembukaan MTQN ke-56 Kotabaru di Pulau Laut Selatan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluBupati Bersama Alim Ulama dan Habaib Ikuti Haul Ke-88 Syekh Muhammad Kasyful Anwar
-
Kabupaten Kotabaru3 hari yang laluMTQN ke-56 Kotabaru Resmi Dimulai, 498 Peserta Ikuti 17 Cabang Lomba
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluPelajari Sistem Pemilahan Sampah dari Hulu, Wali Kota Lisa Bersama Camat Lurah Bertemu Menteri LH RI







