PILKADA BANJARMASIN
Ajak Warga Gunakan Hak Pilih, Mushaffa: Coblos Jilbab Biru Nomor 4
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Calon Wakil Wali Kota Banjarmasin Mushaffa Zakir mengajak warga menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember mendatang. Suara masyarakat lanjut mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin tiga periode itu, sangat menentukan kepemimpinan Kota Banjarmasin selama 3,5 tahun kedepan.
“Jangan lupa berdoa dan membaca Bismillah sebelum menentukan pilihan pian seberataan. Jangan sampai pian tidak menggunakan hak suara pada 9 Desember 2020 nanti,” ucapnya saat kampanye dan silaturrahmi dengan warga, Minggu (1/11/2020) di Kelurahan Kelayan Tengah, Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Dalam kesempatan tersebut lulusan Universitas Al Azhar Kairo Mesir itu juga meminta doa dan dukungan kepada masyarakat agar langkahnya bersama Calon Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda di mudahkan untuk bisa memimpin Kota Banjarmasin melalui gerakan berbenah bersama.
Selain itu juga dijelaskan 4 program andalan AnandaMu, yakni Gerakan Dorong Usaha Lokal Untuk Naik Kelas (Gendong Ulun), kedua Bertahan Pulih Bangkit Hingga Covid-19 Selesai (Batapih Bahalai), ketiga Emak Berdaya Tangguh Pandai dan Berpenghasilan (Ember Tapasan) dan keempat Bantuan Pendidikan Selama Pandemi (Bapespa).
“Jika pian-pian hati terasa damai dan tenang saat melihat Paslon Nomor Urut 4 paling ujung, bejilbab biru berlogo kanas pada kertas suara nanti, Bismillah coblos. Insyaallah kami akan berupaya untuk amanah menjadi pemimpin di Kota Banjarmasin,” tambahnya.
Dalam kampanye dan silaturahmi dengan tersebut, warga Kelurahan Kelayan Tengah cukup antusias dalam memberikan masukan dan harapan kepada Mushaffa Zakir. Seperti masukan tentang penuntasan pengangguran di Kota Banjarmasin. Selain itu ada juga warga yang menitipkan harapan jika nantinya dipercaya memimpin Kota Banjarmasin, agar lebih memperhatikan nasib guru mengaji.
“Mudah-mudahan nanti jika pian nantinya dapat memimpin Kota Banjarmasin, ada solusi bagiamana agar anak-anak muda yang belum bekerja, bisa memiliki penghasilan membantu keluarga. Selain itu mohon perhatikan nasib guru mengaji yang ada di pelosok kampung, agar nasibnya lebih baik lagi,” tukas salah satu warga Radian. (Kanalkalimantan.com/ril)
Editor : Cell
-
HEADLINE2 hari yang laluNapi Kakap di Lapas Cibinong Ada Sambo hingga Harvey Moeis
-
HEADLINE3 hari yang lalu300 Pompa Tak Mampu Jinakkan Karhutla Kalsel
-
HEADLINE2 hari yang laluTemuan Sidak Ombudsman: Hunian Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluISPA di Kapuas Capai 2.465 Kasus, Kecamatan Selat Tertinggi
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPosko Induk Karhutla Kapuas Kedatangan Gubernur Kalteng
-
Kota Palangkaraya2 hari yang laluPembunuh IRT di Palangka Raya Ternyata Suami Sendiri


