Kabupaten Hulu Sungai Utara
Kondisi New Normal, Pengrajin Anyaman Purun dan Eceng Gondok HSU Mulai Menggeliat
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Sempat mengalami penurunan pesanan drastis, kini produk kerajinan purun dan eceng gondokdi Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mulai menggeliat. Kondisi pengrajin berangsur membaik di masa new normal ini.
Hal tersebut seperti yang dirasakan Supiannor, pengusaha sekaligus pengrajin asal Desa Banyu Hirang Kecamantan Amuntai Selatan. Yannor sapaan akrabnya, mengatakan kendati semapat merumahkan sebagian dari para pengerajinnya yang notabene merupakan warga Desa Banyu Hirang di tiga bulan terakhir selama Pandemi Covid-19, kini sudah mulai bisa menjalankan bisnisnya.

Pada pekan-pekan ini, Yannor mengaku sudah mulai ada beberapa pemesanan kerajinan anyaman miliknya. “Sebenarnya di galeri ini ada 10 pengrajin, minggu ini sudah ada 3 orang yang kembali masuk (bekerja), mengingat pembeli dari Jakarta dan Bali sudah ada yang menghubungi kita,” ucap Yannor kepada kanalkalimantan.com, Selasa (14/7/2020).
Pemilik “Galeri Kembang Ilung” ini menambahkan, selama beberapa bulan terakhir pandemi Covid-19 sangat berdampak bagi usahanya dan bagi para pengrajin sendiri karena mengalami penurunan permintaan produk.
Bahkan, tambahnya ia sempat mengalami kerugian ratusan juta rupiah lantaran ekspor kerajinan sedotan purun (tumbuhan rawa) yang mencapai 200 ribu batang, gagal dikirim ke Belanda karena pemberlakuan lockdown.
Atas pemberlakuan now normal sekarang ini, Yannor berharap kondisi normal ini dapat terus menerus membaik sehingga pemesanan atau pembelian produk anyaman yang berbahan dasar eceng gondok, purun, bamban maupun rotan kembali membaik” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/dew)
Editor : Cell
-
HEADLINE2 hari yang laluTemuan Sidak Ombudsman: Hunian Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
HEADLINE2 hari yang lalu300 Pompa Tak Mampu Jinakkan Karhutla Kalsel
-
HEADLINE1 hari yang laluNapi Kakap di Lapas Cibinong Ada Sambo hingga Harvey Moeis
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPosko Induk Karhutla Kapuas Kedatangan Gubernur Kalteng
-
Kota Palangkaraya2 hari yang laluPembunuh IRT di Palangka Raya Ternyata Suami Sendiri
-
Kabupaten Banjar2 hari yang lalu13 Warung di Desa Kitano Dibongkar Sendiri oleh Pemiliknya Usai Dapat Peringatan dari Satpol PP


