Kota Banjarbaru
Pengunjung Dibatasi Antisipasi Covid-19, Disdik Banjarbaru Buka Layanan Satu Pintu
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Upaya memberikan layanan maksimal dan aman dalam pencegahan penyebaran Covid-19, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarbaru mulai menerapkan layanan satu pintu dengan memprioritaskan standar protokol Covid-19.
Sebuah gedung berada di samping kantor Disdik Kota Banjarbaru disulap menjadi pusat pelayanan. Seluruh jenis layanan, baik itu Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas, Bidang Pembinaan SD, Bidang Pembinaan SMP, hingga Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan difasilitasi dalam ruang aula ini.
Dari pantauan Kanalkalimantan.com, Senin (29/6/2020) siang, untuk memasuki gedung ini, bagi masyarakat umum maupun pihak sekolah diharuskan lmenjalani pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas. Selanjutnya, mereka diwajibkan mencuci tangan serta harus menggunakan masker.
Kepala Disdik Kota Banjarbaru Muhammad Aswan mengatakan, layanan dengan menerapkan protokol kesehatan ini memang sengaja diperketat. Mengingat, sudah adanya beberapa temuan kasus Covid-19 di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memberikan layanan publik.

Disdik Kota Banjarbaru mulai menerapkan layanan satu pintu dengan memprioritaskan standar protokol Covid-19. foto: rico
“Dari seluruh SKPD, Disdik yang paling berpotensi terjadi penularan karena layanan di sini cukup banyak dikunjungi. Untuk itu, mulai hari ini kita mulai menerapkan layanan satu pintu dengan menerapkan protokol kesehatan ketat,” katanya.
Jika diakumulasikan, kunjungan ke layanan Disdik Kota Banjarbaru bisa mencapai 100 orang untuk satu harinya. Maka tak heran, volume pengunjung ini pun dibatasi dengan siasat pembagian secara berkelompok.
Teknisnya, untuk masing-masing bidang pelayanan hanya menyediakan 4 kursi bagi para pengunjung. Sedangkan, bagi pengunjung lainnya baru diperbolehkan masuk ke gedung pelayanan ketika 4 kursi tersebut telah kembali kosong.
Ditegaskan Aswan, jika ada pengunjung tak menaati aturan protokol yang telah ditetapkan, maka pihaknya melarang pengunjung tersebut masuk. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari kedepan fasilitas dan sarana di pelayanan akan lebih dilengkapi standar protokol kesehatan.
“Kita akan segera pasang sekat pembatas di meja pelayanan, sehingga ada batasan kontak antara pegawai dan pengunjung. Alat Pelindung Diri (APD) pegawai kita juga akan lebih dilengkapi, seperti face shield -pelindung wajah-. Inilah bentuk pelayanan kita menjelang fase New Normal,” tuntasnya. (kanalkalimantan.com/rico)
Editor : bie
-
Bisnis2 hari yang laluSejak Dini Siapkan Dana Pensiun, Bonus Saldo BRI DPLK Lewat BRImo
-
NASIONAL2 hari yang laluImpor Kapal Virgo Berusia 39 Tahun Diselidiki
-
HEADLINE3 hari yang lalu11 Sopir Korban Kapal Virgo Belum Ditemukan, Rekan Gelar Doa dan Tabur Bunga
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla 14 Hari Kedepan
-
HEADLINE1 hari yang laluLima Sekoci Kapal Virgo Transport 8 Terdampar di Pesisir Pantai Seruyan
-
HEADLINE2 hari yang laluMK Kabulkan Gugatan MBG Watch, Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN


