HEADLINE
Kadung Beredar, Ibnu Minta Surat Edaran Satpol PP Banjarmasin Ditarik
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Adanya surat edaran dari Satpol PP Kota Banjarmasin tentang penutupan sementara beberapa kegiatan usaha pada saat penerapan Pembatasan Sosial Berakala Besar (PSBB) di kota Banjarmasin akhirnya berbuntut panjang.
Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan kepada instansi terkait untuk menarik surat edaran yang bernomor 331.1/570/SatpolPP-02/V/2020 itu.
“Saya sudah perintahkan untuk menarik surat edaran itu,” ucapnya melalui video di Instagram pribadinya, Sabtu (9/5/2010) siang.
Dalam surat tersebut tertulis beberapa tempat usaha yang tidak diperbolehkan buka atau beroperasi. Antara lain restoran, kafe, rumah makan, dealer, bengkel atau toko onderdil kendaraan bermotor hingga toko elektonik seperti ponsel.
“Kami minta agar menutup sementara usahanya selama pelaksanaan PSBB Banjarmasin, ini mengacu pada Perwali Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan PSBB dalam rangka percepatan penanganan,” ucap Ichwan.
Pihaknya siap mengerahkan petugas Satpol PP untuk menutup paksa tempat usaha yang tak mengindahkan surat edaran tersebut.
Menurut Ibnu, hal yang tertuang dalam surat edaran memang belum saatnya untuk dikeluarkan. Karena, saat ini pihaknya masih dalam masa pembahasan revisi beberapa Peraturan Wali Kota (Perwali) yang akan diterapkan dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II ini.
“Karena saat ini kita masih melakukan rapat teknis terkait Perwali untuk diterapkan dalam perpanjangan PSBB kali ini,” ungkapnya.
Ia menuturkan, dalam waktu dekat Perwali tersebut akan seger disahkan untuk diterapkan dalam PSBB tahap II tersebut. Paling tidak, Ibnu memastikan, Perwali itu bisa diselesaikan pada hari ini.
Menurutnya, jika Perwali tersebut sudah disahkan, akan ada informasi lebih lanjut terkait peraturan apa saja yang tertera didalamnya dan harus ditaati oleh masyarakat. “Nanti akan ada informasi lebih lanjut terkait perpanjangan penerapan PSBB di Kota Banjarmasin ini,” pungkasnya.
Sebelumnya, Plt Kepala Satpol PP Ichwan Noor Chalik menyampaikan kehadiran surat itu untuk menindaklanjuti Perwali Kota Banjarmasin Nomor 33 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan PSBB tahap II dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Jajarannya meminta agar para pelaku usaha untuk menutup sementara usahanya selama pelaksanaan PSBB Banjarmasin.
Selain itu, ia juga mangatakan akan mengerahkan petugas Satpol PP untuk menutup paksa tempat usaha yang tidak mengindahkan surat edaran tersebut. “Insya Allah dalam waktu dekat kita akan giat untuk memantau tempat usaha yang patuh atau tidak,” tandas Ichwan. (kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : bie
-
HEADLINE1 hari yang laluKapal Virgo Transport 8 Dibangun 1987, Baru Operasi 8 Juli Layani Rute Surabaya-Banjarmasin
-
HEADLINE1 hari yang laluTenggelam di Laut Jawa, Kapal Virgo Transport 8 Rute Surabaya-Banjarmasin Angkut 243 Orang
-
HEADLINE1 hari yang laluEnam Meninggal Dunia, 103 Orang Dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8
-
Olahraga2 hari yang lalu1.200 Pelari Jajal Rute 5,3 Km Heritage Run 2026 di Banjarbaru
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluPemkab HSU Target Pertahankan Predikat Terbaik Akreditasi Perpustakaan 2026
-
Budaya3 hari yang laluPameran Tunggal “Intan Banua” di Taman Budaya Kalsel


