Kanal
Dampak Covid-19, Pedagang di Balangan Mulai Rasakan Penurunan Omzet
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN– Lesunya perekonomian akibat Covid-19 mulai dirasakan para pedagang di Kabupaten Balangan. Banyak pemilik warung sembako yang mengeluhkan tingginya harga serta kelangkaan sejumlah barang.
Inah, salah seorang pedagang sembako di Kecamatan Paringin mengatakan, omzet penjualan pun saat ini gak seperti sebelumnya. “Yang naik seperti gula, bawang, minyak goreng, kacang ijo, dan yang lainnya. Ya terpaksa pembelian dikurangi tidak seperti biasanya, karena harganya yang melambung naik,” katanya kepada Kanalkalimantan.com, Sabtu(11/4/2020).
Ia mengatakan, jika harga sembako kian terus naik, maka akan membuat penghasilannya menurun dan pembeli pun akan berkurang.
Hal sama disampaikan Fajar, pedagang Es Cendol di pasar Paringin. Ia mengatakan, saat ini bahan pembuatan Cendol mulai sulit dicari dan harganya pun mulai naik. “Sekarang penghasil terus menurun setiap harinya, bahkan tiap hari makin sepi pembeli. padahal ini mata pencarian utama untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkapnya. Fajar berharap wabah virus Corona ini cepat berakhir dan bahan pokok cepat setabil, sehingga bisa membuat keadaan kembali normal seperti biasa.
Sebelumnya, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia mengusulkan pemerintah membentuk tim gugus tugas ekonomi terkait pandemi virus corona. Ini bertujuan untuk memastikan kebijakan ekonomi pemerintah dalam melawan sebaran virus Covid-19 berjalan efektif dan berhasil.
Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat HIPMI Bagas Adhadirgha menjelaskan situasi perekonomian semakin memburuk akibat penyebaran virus corona. Untuk itu, diperlukan gugus tugas ekonomi untuk mengawasi kebijakan pemerintah dan realisasinya di lapangan, serta berkoordinasi dengan pemerintah darah.
“Demi memperlancar agar ini bisa secara cepat berjalan dan dirasakan oleh masyarakat, HIPMI mengusulkan pembentukan Gugus Tugas Ekonomi terkait Covid-19 ini dan diiringi dengan pusat layanan sehingga masyarakat dapat mengakses layanan yang ada,” ujar Bagas.
Bagas juga berharap DPR segera menyetujui Perppu No.1 Tahun 2020 tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan di tengah pandemi corona. Ini lantaran perppu tersebut memiliki poin-poin penting kebijakan pemerintah terutama stimulus menghadapi wabah ini, serta pelebaran defisit anggaran.
“Melebarkan defisit di atas 3 persen dan dukungan perekonomian sudah tepat. Kelas atas diberikan penghapusan pajak dan keringanan di sektor perbankan, kelas menengah ke bawah diberikan dukungan perlindungan sosial, penghapusan biaya listrik,” kata dia. (Kanalkalimantan.com/agus)
Editor : Chell
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluMPP Banjarbaru Dikunjungi Komisi III DPR RI
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDiikuti 725 Peserta, Bupati Secara Resmi Buka MTQ Tingkat Kabupaten Banjar
-
HEADLINE2 hari yang laluPerlu Jaringan Kereta Api Kalimantan, Perkuat Konektivitas Antarwilayah
-
Budaya2 hari yang lalu“Puisi dalam Banyak Wajah” Apresiasi Sastra Inklusif Hari Puisi Taman Budaya Kalsel
-
Hukum1 hari yang laluTipu-tipu Ngaku Anggota Polisi, Warga Gunung Tinggi Tanbu Ini Berakhir Bui
-
Kabupaten Balangan1 hari yang laluBPBD Balangan Bekali Kemampuan Relawan Destana


