Kanal
Bangunan Baru Ponpes Roboh Diterjang Angin, Sejumlah Santri dan Orang Tua Panik
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI- Amukan angin disertai hujan mendadak terjadi wilayah Hulu Sungai Utara (HSU) pada Senin (9/3/2020) petang memakan korban. Akibatnya sebuah bangunan baru yang direncanakan bakal dijadikan sebagai salah satu Pondok Pesantren “Ummul Quro” Putri,  roboh diterjang angin sekitar pukul 17.30 Wita, di Desa Pamintangan RT.4 Kecamantan Amuntai Utara.
Ambruknya bangunan dua lantai ini, lantaran  masih dalam proses pengerjaan, tidak berdinding dan masih memiliki rangka atap saja. Dari ambruknya bangunan tersebut mengakibatkan 3 orang pekerja bangunan menjadi korban. Alhasil tiga pekerja bangunan tersebut harus dilarikan ke RSUD Pambalah Batung Amuntai untuk mendapatkan perawatan medis.

Saat ditemui kanalkalimantan.com, salah satu warga Lela mengaku shock ketika melihat kejadian tersebut pertama kali terjadi, karena menurutnya bangunan bakal asrama tersebut terletak di samping bangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan tidak begitu jauh dengan bangunan Musholla yang kerap anak- anak dan santri beraktivitas belajar.
“Ketika datang, saya langsung shock liat bapak tukang sudah ada yang luka di kepala, padahal saya waktu itu mencari tahu keadaan anak saya,” ujar Lela yang mengaku sedang menunggu anaknya dalam kegiatan belajar di TPA tersebut.
Bahkan, ia mengaku kejadian yang membuat geger para santri dan warga sekitar tersebut, dirinya sempat membantu salah satu korban untuk diberikan pertolongan pertama, sembari menunggu unit ambulance datang.
“Meski bangunan tersebut roboh, untungnya kejadian tersebut tidak menimpa bangunan di sebelahnya yang merupakan TPA bagi puluhan anak termasuk salah satunya anaknya,” tandas Ibu 29 tahun ini.
Dari informasi yang dihimpun korban pekerja tersebut yaitu :
1.Jalida alias Angah (45) warga Desa Bitin, RT 05, Kecamatan Danau Panggang Danau Panggang, HSU (luka pada bagian kepala kondisi sadar).
2. Zainal Fitri alias Inal (40) warga Desa Sungai Sandung, RT 03, Kecamatan Sungai Pandan, HSU. (luka pada bagian kaki kiri terkilir dengan  kondisi sadar).
3.Adus (40) warga Desa Manarap, Kecamatan Danau Panggang, HSU. (luka pada bagian tangan kanan atau terkilir dengan kondisi sadar).
(kanalkalimantan.com/dew)
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDapat Banpres untuk Karhutla, Bupati Banjar Pastikan Kawal Penyaluran Agar Tepat Sasaran
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluHari Santri 2026, 54 Perwakilan Ponpes di Kalsel Ikuti Kegiatan di Martapura
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluJabatan Kepala BKPSDM dan DPMPTSP Terisi, Bupati Banjar Lantik 28 Pejabat
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluDiskominfosantik Kapuas Terima Kunjungan Komisi I DPRD Kotabaru
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Kapuas Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Rapat Penerbitan KKPR, Bahas Izin Pemanfaatan Ruang



