HEADLINE
Sungai Martapura Tercemar Oli, Dewan Pertanyakan Pengawasan DLH Banjarmasin
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin menyayangkan adanya temuan pencemaran oli di Sungai Martapura yang keberadaannya baru terdeketsi pada pekan ini.
Dihubungi melalui sambungan telepon pada Jumat (10/01/2020) malam, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini mempertanyakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin yang dirasa masih kurang maksimal dalam melakukan pengawasan tempat penampungan oli milik PT Gaya Bakti, yang diduga melakukan pembuangan limbah B3 ke Sungai Martapura.
“Intinya dewan sangat menyayangkan mengapa hal ini (pembuangan limbah) tidak ada tindak lanjut yang kuat dalam rangka menyelesaikannya. Apakah hal ini karena ketidaktahuan (DLH) atau mungkin belum berani melaksanakan kontrol terhadap hal ini,†kata Isnaini.
Ia menegaskan, DLH harus mendistribusikan perangkat-perangkatnya baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Sehingga, pengawasan bisa berjalan secara baik.
“Artinya, kalau dinas sendiri punya keterbatasan. Ini sebuah awal bagaimana dinas ini bisa mensinergikan dengan kelurahan dan kecamatan dalam konteks pengawasan itu sendiri,†jelas Isnaini.
Politisi dari Fraksi Gerindra ini mengklaim, pihaknya di Komisi III selalu mendukung anggaran agar DLH dapat melaksanakan tupoksinya dalam pengawasan, salah satunya dalam hal pembuangan limbah B3.
“Sehingga itu bisa berjalan baik. (Kalau seperti ini) lagi-lagi ujung-ujungnya masyarakat yang dirugikan. Padahal esensi dari pelayanan menjadi hal yang teratas untuk dilaksanakan,†tegasnya.
Selain itu, lagi-lagi Isnaini menyayangkan DLH Kota Banjarmasin yang “kalah sigap†dengan aparat kepolisian yang mengungkap adanya dugaan pencemaran lingkungan ini.
Saat ini kasus dugaan pencemaran lingkungan ini telah naik ke tahap penyidikan oleh Subit IV Tipiter Dit Reskrimsus Polda Kalsel.
“Dalam konteks ini mengapa aparat (kepolisian) yang tahu lebih cepat dan bertindak. Ini sebuah pertanyaan juga. (Sehingga) keberadaan DLH kita pertanyakan sebetulnya, sampai aparat kepolisian sudah bertindak,†tandasnya. (Kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Chell
-
HEADLINE3 hari yang laluJalan Baru di Banjarbaru, Konektivitas Wilayah Membuka Aktivitas Ekonomi
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPerbaikan Jalan Veteran yang Amblas, Kendaraan di Bawah 6 Ton Diperbolehkan Lewat
-
Kota Banjarbaru18 jam yang laluLapuk Atap Bocor, Renovasi TPA Darul Falah Dibantu Wali Kota Banjarbaru
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluAmanah Medical Centre dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Keselamatan Kerja
-
Bisnis2 hari yang laluPamor Borneo 2026 Tawarkan 15 Proyek Investasi Strategis di Kalimantan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Matangkan Aturan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan



