Kota Banjarbaru
Keanehan Temuan Kutang di Banjarbaru, Ini Penjelasan Lurah Loktabat Utara
BANJARBARU, Temuan kutang (BH) di salah satu wilayah kota Banjarbaru, sampai saat ini masih marak diperbincangkan. Kejadian yang viral di sosial media tersebut, bahkan dikait-kaitkan dengan aksi teror.
Namun demikian, hal tersebut mendapat bantahan dari Lurah Loktabat Utara Indra Adiwijaya yang menegaskan temuan kutang tersebut tidak ada hubungannya dengan teror. Ia juga mengatakan situasi di wilayahnya pun masih kondusif.
“Tidak ada itu yang namanya teror. Warga saya tenang-tenang saja, tidak seheboh itu,†tegasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, temuan dua buah kutang wanita ini terjadi di Komplek Mustika Graha Asri, Jalan Karang Anyar I, Kelurahan Lokatabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, pada Kamis (28/11) pagi.
Lantaran menyebarkanya foto kutang tersebut di sosial media, membuat Lurah bersama ketua RT serta Bhabinkamtibmas Loktabat Utara mencari tahu fakta dari kejadian aneh ini.
Dari hasil pengecekan, Indra mengaku bahwa memang benar foto yang menampilkan dua buah kutang tersebut ada di halaman salah satu rumah warga di Komplek Mustika Graha Asri, RT 011/001.
Dirinya menjelaskan awalnya ditemukan kutang ini, saat salah seorang warga sedang beraktivitas pada pagi hari, kemudian menemukan dua pakaian dalam wanita di halaman garasi rumah.
“Karena bingung, warga ini kemudian memasukan pakaian dalam itu ke dalam plastik dan dipindahkan ke salah satu rumah kosong di kawasan komplek itu,†katanya.
Namun, betapa kagetnya warga tersebut saat baru saja masuk ke dalam rumah, dirinya mendapati plastik berisi kutang yang baru saja dipindakannya, justru kembali tergeletak di halaman rumahnya.
Kejadian ini pun semakin membingungkan, sebab warga tersebut mengaku pernah kehilangan pakaian dalam.
Alhasil, Indra pun memiliki spekulasi bahwa ada oknum yang ingin mengembalikan pakaian dalam milik warga tersebut.
“Tapi, yang anehnya dua pakaian yang tercecer ini tidak sama dengan kepunyaan warga. Soalnya kan terlihat dari warnanya. Mungkin juga ada oknum yang iseng dan memang mengarah ke asusila,†kata Indra.
Baca Juga : Ketiga Kalinya Kutang Berceceran di Halaman Rumah Warga di Banjarbaru, Ketua RT Akan Laporkan ke Polisi
Sebelumnya, Ketua RT 011 Muhammad Husni mengakui jika temuan kutang tersebut bukanlah pertama kali terjadi di kompleknya. Ia mengungkapkan bahwa kejadian serupa juga terjadi beberapa minggu sebelumnya. Bahkan, jumlah kutang yang ditemukan pun sama persis yakni berjumlah dua lembar.
“Jadi, temuan kutang Kamis kemarin itu kejadian yang ketiga. Kejadian yang pertama dan kedua, warganya tidak ada lapor ke saya (Ketua RT). Baru di kejadian ketiga ini saja baru warga lapor,†jujurnya.
Husni juga telah meminta warganya untuk mengumpulkan semua kutang yang ditemukan dalam beberapa waktu. Pasalnya, kejadian ini tidak hanya baru ini saja terjadi.
“Kita akan laporkan kejadian ini ke pihak kepolisian untuk diselidiki,†pungkasnya. (rico)
Editor : Bie
-
HEADLINE3 hari yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluUpayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluUpayakan Kawasan Kubah yang Rapi dan Tertata, Pemkab Banjar Berdialog dengan Puluhan Pedagang
-
DPRD KAPUAS2 hari yang laluDPRD Kapuas Sampaikan Hasil Reses dalam Rapat Paripurna
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluGubernur Muhidin Ingatkan Dana Transfer Pusat Dimanfaatkan Optimal
-
Hukum2 hari yang laluKPK Dalami Hubungan Jabatan Kepala KPP Madya Banjarmasin di 12 Perusahaan


