Kanal
Tingkat Pendidikan Mencegah Pernikahan Usia Dini
BUNTOK, Wakil Bupati Barito Selatan (Barsel) Satya Titiek Atyani Djoedir mengatakan, tingkat pendidikan individu ikut andil mempengaruhi angka pernikahan usia dini di suatu daerah.
Pasalnya, dengan adanya pemahaman bahwa sekolah merupakan salah satu kewajiban, masyarakat akan sadar bahwa pernikahan baru dilangsungkan usai selesai menempuh pendidikan formal.
Melalui program belajar 12 tahun, diharapkan tumbuh kesadaran dari masyarakat, sehingga tingkat putus sekolah akibat menikah muda dapat ditekan.
“Diharapkan peningkatan pendidikan dapat mencegah adanya pernikahan dini, sehingga anak-anak tidak putus sekolah,â€Â kata Aty Djoedir kepada Kanalkalimantan.com.
Menurutnya, melalui program belajar 12 tahun dan sosialisasi pergaulan bebas yang tengah digalakkan dapat meningkatkan kesadaran anak muda di wilayah Barsel.
Dengan menanamkan dalam diri bahwa masa depan masih panjang dan harus diisi dengan berbagai kegiatan yang positif, mengingat masa muda adalah masa emas bagi seseorang untuk membentuk mentalitas dan mengoptimalkan potensi diri.
“Perlu ditekankan, pendidikan itu penting sehingga harus dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Maka untuk itu diharapkan tidak ada lagi anak putus sekolah karena kenakalan remaja atau pernikahan dini,†jelas Aty Djoedir.
Lebih lanjut olehnya selain penekanan bidang pendidikan, pihak pemerintah daerah juga menggalakkan sosialisasi terkait bahaya dan dampak kenakalan remaja dan pergaulan bebas terhadap keberlangsungan masa depan.
Hal tersebut merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya pernikahan di usia muda. Dirinya menegaskan, pergaulan bebas bukan budaya bangsa, sehingga harus dihindari karena menghancurkan masa depan para penerus bangsa.
“Maka untuk itu harus pintar dalam memilih pergaulan, karena lingkungan yang baik, tentunya dapat mempengaruhi pola pikir,†tandas Aty Djoedir. “Dengan belajar, wawasan akan terbuka sehingga kita mampu membaca situasi dan mengambil kesempatan yang ada untuk berkembang lebih baik,†pungkasnya. (digdo)
Editor:Bie
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluHabib Abdullah Pimpin Maulid Diba’ di Haul Ke-58 KH Sya’rani Arief
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSukses Digelar, Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Martapura Ditutup
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluStatus Tanggap Darurat Karhutla Kapuas Kembali Diperpanjang
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluSatgas Karhutla Posko Induk BPBD Kapuas Siaga Penuh Kemunculan Kembali Titik Api
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Kapuas : APBD 2027 Prioritaskan Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPerkuat Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi, Dinas PUPR Kalsel Gelar Pelatihan Kualifikasi Ahli K3



