PLN KALSELTENG
PLN Jaga Keandalan Listrik Selama Ramadhan
BANJARMASIN, Bulan suci ramadhan 1440 H telah tiba. Itu artinya kurang lebih selama 30 hari penuh umat muslim akan menjalankan ibadah puasa yang membutuhkan suplai listrik penuh untuk menunjang aktivitas ibadah. PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UIW Kalselteng) berkomitmen untuk terus menjaga keandalan suplai listrik 24 jam demi khidmatnya ibadah yang dijalani oleh masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk mengupayakan agar pasokan listrik selama ramadan dapat terus terjaga dengan baik, kami ingin aktivitas dan ibadah masyarakat nantinya dalam keadaan nyaman dan khidmat,†ungkap Muhammad Yusfiansyah, selaku Manager Komunikasi PLN UIW Kalselteng.
Sebagai upaya untuk mewujudkan hal itu, langkah preventif sudah dilakukan oleh PLN mulai dari melakukan perintisan pohon dan pemeriksaan jaringan, khususnya di titik rawan yang berpotensi sebagai penyebab gangguan. Selain itu PLN juga melakukan upaya korektif maintenance, yakni melakukan percepatan penyelesaian gangguan yang terjadi akibat faktor alam seperti hujan, sambaran petir dan pohon roboh.
“Di beberapa titik, kami masih akan melakukan pemeliharaan jaringan distribusi, hal itu sebagai bentuk preventif agar tidak menimbulkan gangguan yang lebih massif. Dan kami pastikan pelaksanaannya dilakukan siang hari, agar tidak mengganggu ibadah dan aktivitas masyarakat di malam hari,†jelas Yusfiansyah.
Meskipun sudah melakukan berbagai upaya agar suplai listrik tetap andal, Yusfiansyah juga menegaskan bahwa gangguan alam yang tidak terduga dapat menjadi faktor utama penyebab padam yang terjadi diluar kendali PLN. Maka dari itu apabila terjadi padam, Yusfiansyah meminta bantuan masyarakat untuk segara melapor kepada PLN melalui Contact Center 123 atau mendatangi kantor layanan PLN terdekat.
“Jika masyarakat menemukan potensi gangguan jaringan PLN, atau terjadi padam, bantu kami dengan segera lapor dengan menghubungi Contact Center PLN 123. Kami pastikan petugas layanan gangguan kami akan melayani Pelanggan 24 jam,†katanya.
Berdasarkan neraca daya sistem interkoneksi Kalselteng – Kaltim saat ini, diperkirakan beban puncak selama Ramadan sebesar 1.000 Mega Watt (MW), sedangkan daya mampu yang tersedia sebesar 1.207 MW. “Masyarakat tidak perlu khawatir terkait suplai, kami pastikan suplai yang dibutuhkan akan tercukupi. Surplus listrik lebih dari 200 MW sangat cukup sebagai cadangan daya,†pungkasnya. (rico/pln)
Editor:Cell
-
Kalimantan Selatan22 jam yang laluAnjangsana Pemprov Kalsel, Rudy Ariffin Dukung Keberlanjutan Pembangunan
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluKarhutla di Jalan Gubernur Syarkawi Ancam Pipa Distribusi Utama, PTAM Intan Banjar Lakukan Pemadaman
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWali Kota Lisa Melepas Kontingen Banjarbaru ke Jamnas Pramuka XII 2026
-
HEADLINE3 hari yang laluKebakaran di Kawasan Tahura Sultan Adam Berhasil Dipadamkan
-
Kabupaten Banjar17 jam yang laluSelawat Bergema di Alun-alun Ratu Zalecha, Al-Habib Ali Zainal Abidin Pimpin Banjar Berselawat
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluLapuk Atap Bocor, Renovasi TPA Darul Falah Dibantu Wali Kota Banjarbaru


