Infografis
Akhir Oktober Mulai Musim Penghujan
BANJARBARU, Musim kemarau tahun ini sebagaimana diperkirakan BMKG akan berlangsung singkat seiring datangnya musim penghujan pada akhir Oktober nanti. Awal musim hujan di Provinsi Kalsel, sebagian besar diprakirakan sama dengan rata-ratanya, apabila dibandingkan dengan awal musim hujan periode 1981-2010.
“Sifat hujan selama musim hujan di Kalsel sebagian besar diperkirakan normal. Hanya Tanah Laut bagian selatan dan Tanah Bumbu bagian selatan, disebut sebagai daerah non zona musim karena tidak jelas perbedaan antara musim hujan dan musim kemarau,†kata Kepala BMKG Kalsel Guruh Tiptanto.
Sementara aliran massa udara di wilayah Indonesia masih tetap didominasi angin timuran, kecuali Sumatra bagian utara dan Kalimantan bagian utara. Monsun Asia akan membawa uap air yang cukup ke Indonesia (sebagai indikator musim hujan, masih lemah hingga pertengahan September 2017). Monsun Australia diprediksi tetap kuat sampai akhir September 2017 (sebagai indikator kemarau pada awal Oktober 2017).
Pada akhir tahun 2017-2018, jika terjadi la nina maka beberapa daerah yang hampiir setiap tahun mengalami pasang atau banjir adalah Banjarmasin. Hal ini pun dikeluhkan ibu rumah tangga di Kelurahan Pemurus, Ruslinda Wati. ”Kami tiap tahun di sini selalu terendam, apalagi jika ditambah musim hujan berkepanjangan,†ungkapnya.***
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluDisdikbud Kalsel Siapkan Program Peningkatan Kapasitas Siswa SMK
-
HEADLINE2 hari yang laluSekda Banjarmasin Jadi Staf Ahli, Tujuh Pejabat Kena Rotasi
-
Pendidikan3 hari yang laluIni Syarat Buat Akun SNPMB untuk UTBK-SNBT 2026
-
Ekonomi3 hari yang laluHarga BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar Tinjau dan Berikan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Mataraman
-
HEADLINE2 hari yang laluTatap Muka Normal, Pemerintah Batalkan Pembelajaran Daring






