Bisnis
APPSI Kalsel Minta Pelarangan Iklan Rokok Ditinjau Ulang
BANJARMASIN, Asosiasi Pengusaha Periklanan Seluruh Indonesia (APPSI) Kalsel meminta Pemkot Banjarmasin meninjau ulang larangan pemasangan iklan rokok di papan advertising jalan-jalan strategis di kota Banjarmasin.
Menurut Ketua Pengurus Daerah APPSI Kalsel H Winardi cukup beralasan, mengingat akibat tidak diperbolehkan lagi iklan rokok di jalan strategis, omset usaha pelaku advertising kini turun hingga mencapai 50 persen.
“Pemkot Banjarmasin sendiri sebenarnya juga terkena imbasnya. Saya dengar pengurangan pendapatan dari sektor pajak advertising berkurang hingga 30 persen. Artinya akibat kebijakan ini baik pengusaha dan pemerintah sama-sama dirugikan,†ujarnya, Senin (3/12/2018).
Padahal jika kebijakan larangan iklan rokok di advertising jalan strategis bisa dihentikan, maka akan mampu memberikan efek positif bagi kedua belah pihak.
Untuk Pemkot Banjarmasin misalnya, akan membuat omset pajak advertising meningkat kembali dan akan berimbas positif pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Lalu bagi pelaku usaha advertising kebijakan tersebut dapat membuat usahanya bergeliat kembali.
“Sekarang Pemkot Banjarmasin saya harapkan bisa berpikir realistis di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang belum stabil. Lagi pula kebijakan melarang iklan rokok di media advertising sebenarnya tidak diwajibkan pemerintah pusat,†tambahnya.
Karena iklan advertising rokok dilarang oleh Pemkot Banjarmasin, kini pelaku usaha advertising hanya mengandalkan pemasukan terbesar dari iklan ucapan pemerintahan dan swasta, produk dan perusahaan telekomunikasi.
“Untuk akhir tahun ini kita memang terbantu dengan iklan politik dari para caleg. Namun ini sifatnya hanya sementara, karena setelah April 2019 iklan seperti ini tidak akan ada lagi,†pungkasnya. (arief)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
Infografis Kanalkalimantan3 hari yang laluHaornas 2026: Aktivitas Fisik Jadi Gaya Hidup Keseharian Masyarakat
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluKadisdikbud HSU Lepas Peserta GSI Tingkat Provinsi ke Banjarbaru
-
Ekonomi2 hari yang laluBRI Multiguna Pre-Approved, Solusi Kebutuhan Berbagai Rencana Anda
-
HEADLINE14 jam yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
PLN UIP3B KALIMANTAN13 jam yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kabupaten Balangan14 jam yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai


