Connect with us

HEADLINE

Lima Sekoci Kapal Virgo Transport 8 Terdampar di Pesisir Pantai Seruyan

Diterbitkan

pada

Unit sekoci (liferaft) diduga kuat milik Kapal Virgo Transport 8 ditemukan terdampar di pesisir Pantai Gantingan, Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (16/9/2026). Foto: Beritasatu.com/Andrea Faisal

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA PEMBUANG – Lima unit sekoci (liferaft) yang diduga kuat milik Kapal Virgo Transport 8 ditemukan terdampar di pesisir Pantai Gantingan, Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (16/9/2026).

Kapal Virgo Transport 8 tersebut sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan Kepulauan Masalembu, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026) dini hari.

Penemuan lima sekoci darurat tersebut pertama kali diketahui oleh petugas Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) yang sedang bertugas di sekitar kawasan pesisir. Temuan sekoci ini langsung dilaporkan ke Pemerintah Desa Sungai Perlu.

Baca juga : 17 September: Sejarah Lahir Hari Palang Merah Indonesia

“Pertama kali informasi penemuan sekoci itu kami terima dari pihak Taman Nasional Tanjung Puting pada Rabu (16/9/2026). Mereka menginformasikan ditemukannya sekoci di wilayah pesisir Pantai Gantingan,” ujar Kepala Desa Sungai Perlu, Siti Halisah.

Mendapat informasi itu, tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Seruyan dan perangkat Desa Sungai Perlu langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan secara langsung.

“Pihak Polairud bersama pemerintah desa mengecek langsung ke lokasi, dan dibenarkan di sana ditemukan lima buah sekoci diduga milik Kapal Virgo Transport 8 karena terdapat beberapa tanda pengenal pada sekoci tersebut,” kata Siti.

Baca juga : DPRD Barito Timur Studi Komparatif Transformasi Digital ke Diskominfosandi HSU

Meski lima unit liferaft berhasil ditemukan, petugas memastikan tidak ada awak kapal maupun penumpang di dalamnya. Seluruh sekoci ditemukan dalam keadaan kosong.

Guna penanganan lebih lanjut dan menjaga keutuhan barang bukti, kelima sekoci tersebut dijadwalkan akan dievakuasi menuju Kuala Pembuang pada Kamis (17/9/2026), sambil menunggu perkembangan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. (Beritasatu/kk)

Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca