Kabupaten Hulu Sungai Utara
Semarak Expo KKN-Magang ULM di HSU Lahirkan Inovasi Tepat Guna dari Desa untuk Desa
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pameran hasil karya mahasiswa magang dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berlangsung ramai dikunjungi selama dua hari penyelenggaraan, 3-4 September 2026.
Bertempat di halaman kantor BKPSDM Kabupaten HSU diikuti 60 stand menampilkan berbagai inovasi serta teknologi tepat guna yang dirancang khusus untuk memudahkan kehidupan masyarakat di desa.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Bupati HSU Sahrujani dan Wakil Bupati dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kesejahteraan masyarakat, terutamanya penguatan sektor pertanian dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hal ini terlaksana berkat kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten HSU sebagai wilayah penempatan dengan perguruan tinggi.
Bupati HSU menegaskan pentingnya sinergi tersebut karena dampak penerapan ilmu mahasiswa terasa sangat nyata di lapangan.
Para mahasiswa mampu terjun langsung mendampingi pelaku usaha agribisnis, membimbing budi daya, memantau ketahanan pangan, hingga turut serta mengolah hasil pertanian dan perikanan agar lebih bernilai jual.
Baca juga: Rumah Oksigen di Puskesmas se Banjarbaru, Layanan Terpapar Asap Karhutla

Salah satu ciptaan yang paling menarik perhatian pengunjung adalah alat bernama Papan Tangguh, yaitu alat pemilah kualitas telur berbasis pencahayaan LED.
Alat ini mempermudah peternak membedakan telur yang layak sebagai bibit maupun untuk konsumsi secara cepat dan akurat.
Kemanfaatan ini dirasakan sendiri oleh Arsuni, peternak itik dari Desa Mamar. Dia mengakui bahwa alat tersebut mampu memangkas durasi kerja dan mengurangi risiko kerusakan telur.
“Dengan Papan Tangguh, penyortiran dalam jumlah banyak hanya butuh waktu sekitar 10 menit. Kalau cara lama disenter satu‑satu, jumlah yang sama bisa menghabiskan waktu 30 hingga 40 menit. Kami para peternak sangat terbantu sekali,” ungkap Arsuni di sela kegiatan pameran, Jumat (4/9/2026).
Baca juga: ASUS ExpertBook Ultra Kalahkan Laptop Flagship Kompetitor

Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan pembuatan pupuk organik cair maupun padat. Bahan bakunya sepenuhnya memanfaatkan kekayaan alam sekitar seperti susupan gunung, kayapu, hingga eceng gondok.
Inovasi tersebut terbukti menaikkan nilai ekonomis limbah sekaligus menjamin efektivitas pemupukan bagi lahan pertanian warga.
Ketua Pelaksana Magang–KKN Fakultas Pertanian ULM, Hilma Ellya, menyampaikan terima kasih yang tulus atas sambutan hangat dan fasilitas lengkap dari Pemkab HSU serta seluruh jajaran aparat yang mendukung kelancaran tugas di desa‑desa.
“Kerja sama positif ini tidak berhenti sampai di sini. Kami telah merancang program kelanjutan berupa pendampingan berkala dan penelitian yang selaras dengan prioritas pembangunan pemerintah daerah,” tegas Hilma dengan penuh komitmen.(Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter: dew
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluKPK Usut Dugaan Suap Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluTitik Api di Banjarbaru Belum Mereda, 1.263 Hektare Lahan Terbakar
-
HEADLINE2 hari yang laluWarning BMKG: Kalsel dan Kalteng Kategori “Awas” Kekeringan Meteorologis
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluKecamatan Sambung Makmur Juara Pertama Festival Pangan B2SA dan Lomba Masak Serba Ikan
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluBupati Kapuas Hadiri Peringatan Maulid Nabi, LPK Gelar Tapung Tawar Wasi dan Bakuntau
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluKecamatan Mantangai Bentuk Posko Karhutla di Dua Desa


