PUPR PROV KALSEL
Rencana Stadion Olahraga Internasional di Banjarbaru Masuk Hutan Lindung, Ini Penjelasan PUPR Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Persiapan rencana pembangunan stadion olahraga bertaraf internasional di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, dimulai.
Hingga akhir tahun 2025, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan berencana melakukan persiapan pembebasan lahan, dan ditargetkan pada awal tahun 2026 pengadaan tanah atau pembebasan lahan akan dilakukan.
Melalui tim PUPR Kalsel rencananya akan merampungkan Detail Engineering Design (Ded) pembangunan stadion di akhir tahun 2025.
Dalam sosialisasi, perwakilan Pemko Banjarbaru menyampaikan agar penentuan lahan untuk pembangunan stadion tidak masuk dalam kawasan Hutan Lindung yang berbatasan dengan Kota Banjarbaru.
Baca juga: GMPD Banjarbaru Orasi Terbuka Depan Balai Kota, Ini 10 Tuntutan yang Disampaikan

Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib. Foto: wanda
Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib mengatakan, pembangunan akan terlebih dahulu difokuskan pada bangunan stadion yang tidak bersinggungan dengan hutan lindungnya.
“Sementara ini yang kita bangunkan stadion, belum lagi prasarana yang lain. Pak Gubernur juga mau mengembangkan nantinya sport center di situ,” ujar Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib saat diwawancarai, Selasa (2/12/2025).
“Seperti ada kolam renang, ada hall untuk pameran, juga ada tempat indoor outdoor sepak bola,” tambahnya.
Menurut Yasin Toyib, rencana pengembangan pembuatan sport center itulah yang nantinya akan mengalih fungsi hutan lindung pada kawasan tersebut. Namun, ia mengklaim rencana tersebut berproses.
Baca juga: Peringatan Hari Bakti PU Dinas PUPR Kalsel Berlangsung Khidmat
“Tapi yang jelas pembangunan stadion tidak bersinggungan dengan hutan lindung, karena pengalihan hutan lindung kan berproses lama, kita harus bermohon nanti ke Kementerian Kehutanan untuk pengalihan status. Terkait hutan lindung untuk proses selanjutnya memang ada rencana sendiri dari Pak Gubernur memohon,” katanya.
Jika DED pembangunan stadion ini rampung pada tahun ini sekaligus apabila pengadaan tanah selesai, tahun depan sudah bisa dijalankan program fisiknya.
“Kalau untuk konstruksi basic, Insya Allah tidak ada masalah. Apapun lokasinya atau seperti apa, Insya Allah ada solusi untuk kegiatan fisiknya,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluRencana Jembatan Barito II, Pemprov Kalsel Ikut Menyusun DED
-
NASIONAL2 hari yang laluIni Susunan Upacara Bendera di Sekolah Menurut Aturan Baru 2026
-
Pendidikan2 hari yang laluCara Cek NISN PIP 2026 agar Dana Bantuan Tidak Hangus
-
HEADLINE3 hari yang laluMeta hingga TikTok Digugat karena Picu Kecanduan Remaja
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluPerumusan Kajian Aspek Kualitas Hidup Masyarakat Banjarmasin
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluTerminal Kapuas Terbengkalai, Pemkab Kapuas Siap Jadikan Rest Area Terpadu



