Connect with us

DPRD BANJARBARU

Wakil Rakyat Banjarbaru Dorong Kampung Ekowisata Kampung Sultan

Diterbitkan

pada

Anggota DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari menyerap aspirasi masyarakat di Kampung Sultan RW 1 Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Senin (1/12/2025) sore. Foto: wanda

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Keahlian mempuni yang dimiliki warga Kampung Sultan alias Sulam Pita Tangan, RW 1 Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, patut didukung dan diakui.

Kampung Sultan dinilai akan menjadi kampung ekowisata yang nantinya bisa memberikan dampak bagi masyarakat.

Dukungan penuh untuk warga Kampung Sultan di RT 1, RT 2 dan RT 3 ini diberikan langsung oleh Nurkhalis Anshari, Anggota DPRD Kota Banjarbaru saat datang menyerap aspirasi masyarakat, Senin (1/12/2025) sore.

Baca juga: Anies Bicara Banjir: Itu Ulah Manusia Bukan Alam!

Kegiatan reses yang digelar di Jalan Pendidikan Masyarakat berlangsung penuh antusias dihadiri warga yang kebanyakan adalah pengrajin sulam pita tangan.

“Ternyata masyarakat di sini memiliki kemampuan berwirausaha yang dikenal dengan nama Kampung Sultan, mereka secara mandiri berkeahlian membuat sulaman-sulaman yang kemudian bisa dijual,” ujar Nurkhalis Anshari,.

Menurut Khalis kemampuan yang mempuni dimiliki warga di tiga RT tersebut patut dikembangkan dan didukung sehingga dapat berjalan optimal untuk memperluas pasarnya.

Baca juga: Kenal Lebih Dekat Sepak Terjang Dua Calon Presiden Mahasiswa ULM 2026

Warga Kampung Sultan mempunyai antusias yang sangat besar untuk mendorong pembuatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lahan fasilitas umum (fasum) milik Pemerintah Kota Banjarbaru yang terletak di Jalan Pendidikan Masyarakat itu.

“Untuk mendukung masyarakat terus berkembang kita mengusulkan ke depannya agar fasum ukuran 30×60 meter menjadi fasum serbaguna,” ungkapnya.

Meskipun di lahan yang terbatas katanya, bukan berarti menghambat perkembangan kampung ini. Oleh sebab itu di fasum serbaguna nantinya juga diusulkan untuk dibangun Posyandu.

Baca juga: SMPN 14 Banjarbaru Perketat Terima Paket MBG

“Yang mana selama ini kegiatan Posyandu di wilayah ini berjalan menggunakan bangunan dan lahan pribadi masyarakat,” sambung dia.

Satu kawasan itu menurut dia, perlu diupayakan realisasinya oleh Pemerintah Kota Banjarbaru demi keberlanjutan masyarakat yang hidup dari tangan-tangan menyulam.

Dia berharap fasum serbaguna nantinya bisa dimanfaatkan warga Kampung Sultan menjadi galeri UMKM, Posyandu, balai pertemuan, tempat bermain anak-anak, bahkan tempat olahraga orang dewasa.

Baca juga: Komitmen Deteksi Dini Narkoba, Pejabat Pemkab Kapuas Tes Urine

“Kita jadikan satu kawasan yang sangat mendukung dan mudah-mudahan pemerintah menyetujui proposal masyarakat ini yang kita kawal melalui resesi sehingga bisa direalisasikan di tahun yang akan datang,” jelas Khalis.

“Kita berharap cita-cita bersama ini bisa kita wujudkan sehingga Kampung Sultan di sini menjadi kebanggaan yang lebih luar biasa bagi Kota Banjarbaru,” harapnya.

Legislator ini pun berharap bantuan-bantuan dapat diberikan dalam rangka mengembangkan Kampung Sultan yang telah bertahan sejak zaman Covid-19 ini di Ibu Kota hingga saat ini.

“Kita akan dorong bantuan yang bisa kita berikan untuk masyarakat, apakah dari sisi peralatan menyulamnya, teknik penjualan, kemasan, atau galerinya. Ini yang nanti kita diskusikan dengan pemerintah, saya pribadi akan memperjuangkan kampung ini menjadi kampung wisata,” tandas Khalis. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca