Connect with us

Budaya

Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XXIV Dibuka, Hadirkan Kekayaan Nusantara

Diterbitkan

pada

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon saat mengunjungi Pameran Seni Rupa di acara Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XXIV, Minggu (14/9/2029) malam. Foto: fahmi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XXVI resmi dibuka oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (RI), Fadli Zon, Minggu (14/9/2025) malam.

Opening ceremony berlangsung di Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) selaku tuan rumah dari agenda rutin tahunan tersebut.

Dalam Temu Karya Taman Budaya 2025 ini, sebanyak 21 Taman Budaya di seluruh Indonesia ikut meramaikan kegiatan yang bertujuan mengenalkan kekayaan budaya Nusantara itu.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengapresiasi penyelenggaraan Temu Karya Taman Budaya sebagai wujud komitmen untuk merawat dan menghidupkan kebudayaan nasional.

Baca juga: BGN Sosialisasi MBG di Banjarbaru, Ini Kata Wakil Rakyat Dapil Kalsel

“Forum ini telah berlangsung secara konsisten produktif lebih dari dua dekade dan pertemuan ini merupakan kegiatan penting sebagai bagian dari upaya memjukan kebudayaan,” ungkap Fadli.

Baginya, Taman Budaya sebagai pusat kegiatan seni budaya berperan penting dalam mengembangkan kebudayaan Nasional Indonesia sehingga berkontribusi terhadap peradaban dunia.

“Kita harapkan Taman Budaya yang berada di garis terdepan menjadi ruang terbuka kawasan terpadu untuk pelestarian pengembangan pembinaan dan apresiasi terhadap berbagai bentuk ekspresi budaya baik tradisional maupun modern kontemporer,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan ini bukan semata pertemuan melainkan dialog ekspresi kolaborasi lintas daerah guna menunjukkan kekayaan budaya Indonesia sebagai kekuatan bangsa.

Baca juga: Sekda Kapuas Hadiri Pelantikan Pengurus IPSI Kabupaten Kapuas

“Taman Budaya adalah ruang budaya yang hidup tempat di mana warisan tradisional dipelihara kreativitas baru tumbuh dan generasi muda belajar mengenali identitas jati diri yang berangkat dari nilai-nilai budaya yang ada di daerah masing-masing,” terang Fadli.

Untuk itu, Kementerian Kebudayaan terus mendukung Taman Budaya se-Indonesia untuk melestarikan warisan budaya Nusantara.

Opening Ceremony Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XXIV, pada Minggu (14/9/2025). Foto: fahmi

“Pertemuan ini harus kita perbesar dan perkuat lagi pada tahun yang akan datang. Budaya kita tak hanya merawat masa lalu tapi juga menyiapkan masa depan berkelanjutan yang relevan dengan tantangan,” pungkasnya.

Baca juga: Sekda Kapuas Hadiri Pelantikan Pengurus IPSI Kabupaten Kapuas

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman menyambut hangat peserta dari seluruh penjuru Tanah Air yang menambah warna dalam acara Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia.

“Tentunya ini menjadi bukti nyata bahwa seni dan budaya mampu merajut persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman masyarakat Indonesia tercinta,” ujar Hasnur.

Selain memperlihatkan kekayaan budaya Indonesia, acara ini menurutnya menjadi wadah silaturahmi antar seniman, budayawan, serta pegiat seni di tiap daerah.

“Kami berharap momentum ini semakin memperkuat posisi nama wilayah sebagai pusat kreativitas edukasi dan kelestarian seni budaya baik di tingkat daerah maupun nasional,” tandas Hasnur.

Baca juga: Sekda Kapuas Hadiri Pelantikan Pengurus IPSI Kabupaten Kapuas

Ketua Forum Taman Budaya se-Indonesia, Ary Herianto berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa bangga sebagai Warga Negara Indonesia yang adidaya dalam hal budaya.

Tak hanya itu, penguatan persatuan bangsa NKRI yang memiliki budaya yang beranekaragam juga bisa dihasilkan dalam kegiatan ini.

“Dengan acara ini, Kepala Taman Budaya dapat saling belajar dan juga sering melihat kemajuan budaya di daerah lain hal-hal yang banyak dapat kita tiru dan kita terapkan di daerah kita,” kata Ary.

Dalam kesempatan tersebut, Ary mengajak semua pengelola Taman Budaya se-Indonesia agar bersemangat dalam menumbuhkembangkan budaya Indonesia di tengah arus globalisasi.

“Saat ini generasi muda kita besar peluangnya terpengaruh budaya asing Taman Budaya harus menjadi ganda terdepan di dalam pewarisan budaya kepada generasi muda,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/fahmi)

Reporter: fahmi
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca